Mitos Buang Sampah di Taman Nasional Terpecahkan

CNN Indonesia | Senin, 16/09/2019 15:32 WIB
Mitos Buang Sampah di Taman Nasional Terpecahkan Ilustrasi. (KAREN BLEIER / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika selama ini Anda berpikir kalau membuang kulit pisang atau biji apel sama dengan menyuburkan taman nasional, maka sekarang Anda harus berpikir dua kali.

Itulah seruan yang diumumkan pada minggu ini oleh penjaga hutan di Taman Nasional Glacier di Montana - salah satu taman nasional paling terkenal di Amerika Serikat - yang mendesak pengunjung untuk tidak meninggalkan sisa makanan usai berkunjung.

"Sampah-sampah 'alami' ini tidak akan terurai dengan cepat," kata penjaga hutan dalam unggahan di Facebook yang dibagi setidaknya 50 ribu kali pada hari Jumat (13/9).


"Jika hewan tidak memakan sisa makanan, dekomposisi kemungkinan akan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan.

"Beberapa produk buah bahkan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terurai tergantung pada lingkungan tempat mereka berada!"


Kulit pisang, misalnya, bisa memakan waktu dua tahun untuk terurai, sementara biji apel bisa memakan waktu hingga delapan minggu.

Penjaga itu menambahkan dalam unggahan yang berjudul 'Menguak Mitos: Edisi Kulit Pisang dan Biji Apel', bahwa apa yang disebut bahan makanan alami "biasanya tidak begitu alami", karena mereka dibuang di tempat yang bukan menjadi lokasi tumbuh aslinya.

"Jika dimakan oleh satwa liar kemungkinan besar tidak akan dicerna dengan baik karena hewan-hewan ini tidak terbiasa dengan makanan itu," tulis mereka.

"Biji buah dan sayuran yang berakhir di tanah dapat menghasilkan pertumbuhan tanaman non-asli.

"Terakhir tapi tidak kalah pentingnya, tidak ada yang ingin melihat limbah makanan Anda membusuk saat berkunjung ke taman nasional."


Mereka juga memperingatkan bahwa sisa makanan bisa berbahaya bagi hewan.

"Misalnya, jika Anda membuang biji apel ke luar jendela mobil Anda, itu memungkinkan satwa liar mencari makanan di sepanjang jalan," tulis mereka.

"Semakin banyak waktu yang mereka habiskan di sekitar jalanan, semakin tinggi kemungkinan mereka ditabrak mobil."

Dari penjelasan di atas, kini ada baiknya membawa kantung sampah sendiri saat berkunjung ke taman nasional atau area hijau lainnya.

Selain membebaskan flora dan fauna dari ancaman sampah, membuang sampah pada tempatnya juga membantu mengurangi beban kerja para penjaga hutan.


[Gambas:Video CNN]

(AFP/ard)