FOTO: Afrika di Timur Jawa

Bisma Septalisma, CNN Indonesia | Minggu, 06/10/2019 14:23 WIB

Banyuwangi, CNN Indonesia -- Taman Nasional Baluran sering disebut Africa van Java karena keelokan pemandangan sabananya.

Pemandangan di kawasan Taman Nasional Baluran, Jawa Timur, Minggu (22/9). Baluran sering dijuluki dengan nama Africa Van Java, karena vegetasi kawasan sabananya yang mendominasi wilayah taman nasional tersebut. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jalanan di dalam Taman Nasional Baluran yang terbilang sudah mulus beraspal sehingga nyaman dilalui kendaraan bermotor para pengunjung. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Taman Nasional Baluran terdiri dari tipe vegetasi sabana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa, dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun.  (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Taman Nasional Baluran menjadi habitat sekitar 444 jenis tumbuhan, 26 jenis mamalia, dan 155 jenis burung. Banteng menjadi ikon taman nasional ini. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Nama dari Taman Nasional ini diambil dari nama gunung yang berada di daerah ini, yaitu Gunung Baluran. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Taman Nasional Baluran membentang di antara wilayah Wongsorejo, Banyuwangi dan Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Tipe vegetasi sabana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran yakni sekitar 40 persen dari total luas lahan. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Kawasan wisata Pantai Bama yang terletak di Taman Nasional Baluran. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Musim turis di Taman Nasional Baluran berlangsung selama bulan Maret sampai Agustus setiap tahunnya. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Area hutan bakau (mangrove) di Pantai Bama, Taman Nasional Baluran. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Waktu terbaik untuk menikmati wisata safari di Taman Nasional Baluran ialah pagi atau sore hari. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Pemandangan malam berbintang di Taman Nasional Baluran. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)