Tidak hanya penjualan, pemerintah Skotlandia juga mulai memberlakukan larangan produsen untuk memproduksi plastik cotton bud. Aturan ini dibuat untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. Selain sedotan, cotton bud adalah plastik sekali pakai yang paling banyak digunakan di negara itu.
"Produk plastik sekali pakai tidak hanya boros tetapi menghasilkan sampah yang tidak perlu, merusak pantai yang indah dan ruang hijau, mengancam satwa di darat dan di laut," kata Sekretaris Lingkungan Skotlandia Roseanna Cunningham, dikutip dari The Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan terus mengambil tindakan terhadap barang-barang bermasalah lainnya di tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya kami untuk mengurangi plastik berbahaya dan barang sekali pakai," tutur Cunningham.
Inggris dan Skotlandia merupakan salah satu negara yang berkomitmen mengurangi sampah plastik sekali pakai. Mulai April tahun depan, sedotan plastik, pengaduk, dan cotton bud akan dilarang di negara itu.
Setiap tahunnya di Inggris Raya, 4,7 miliar sedotan plastik, 316 juta pengaduk plastik, dan 1,8 miliar plastik cotton bud digunakan.
"Kami menantikan tindakan yang lebih ambisius dari pemerintah Skotlandia," kata petugas konservasi di Marine Conservative Society Catherine Gemmell.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)