5 Tips Wisata di Jepang saat Musim Topan

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 15:04 WIB
5 Tips Wisata di Jepang saat Musim Topan Suasana saat Topan Hagibis melanda Tokyo, Jepang, 12 Oktober 2019. (Kyodo News via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jepang biasanya dilanda topan pada akhir musim panas atau awal musim gugur. Jika datang di antara bulan Agustus dan Oktober, turis bakal merasakan setidaknya satu momen topan tropis.

Pusat kota Tokyo biasanya dilanda angin topan kecil, dengan dampak kerusakan yang rendah. Sementara kawasan pegunungan dan pesisir lebih sering dilanda angin topan besar, dengan dampak kerusakan yang lebih parah.

Perlu waspada saat berwisata ke Jepang di musim topan. Namun saat topan datang, turis tak perlu panik karena pemerintah Jepang terbilang cepat tanggap dalam menangani bencana alam - tak hanya topan tapi juga gempa bumi dan tsunami yang sempat terjadi beberapa waktu yang lalu.


Berikut sejumlah hal yang perlu diketahui saat berwisata ke Jepang selama musim topan:


1. Mencari informasi resmi

Kedatangan topan akan diumumkan lewat media massa sampai media elektronik. Untuk mengetahui pergerakan topan sampai ke destinasi wisata, turis bisa mengunjungi Japan Meteorological Agency, situs resmi kota (Shinjuku, Shibuya, Minato, Chuo, Chiyoda, Nakano, dan Meguro) atau Japan Safe Travel.

Saat topan kecil datang, toko, sekolah, dan kantor bakal tetap beroperasi. Tapi pengumuman datangnya topan besar biasanya terjadi dalam waktu singkat, sehingga mengecek berita melalui media sosial juga bisa dilakukan.

2. Soal transportasi

Informasi mengenai penerbangan selama topan melanda bisa diketahui melalui situs resmi Bandara Internasional Haneda atau Narita.

Sementara itu jadwal kereta cepat shinkansen bisa diketahui melalui situs JR East, begitu juga dengan jadwal kereta lokal yang masuk dalam jaringan JR Network, seperti Yamanote Lines.

Kereta bawah tanah sebagian besar masuk dalam jaringan Metro Network, seperti Keio, Keikyu (rute ke Haneda), Keisei (rute ke Narita), Odakyu, Tokyu, Tobu dan Seibu Lines.

Pesawat, kereta, dan bus biasanya bakal menunda perjalanannya selama topan melanda. Ketahui soal pengembalian dana atau penggantian jadwal kalau terpaksa menunda perjalanan pada hari itu.

3. Menjauhi kaca

Tutup rapat pintu dan jendela saat angin besar tanda topan datang mulai bertiup.

Masukkan barang-barang yang ada di luar ke dalam rumah, seperti pot tanaman, sehingga tak memecahkan kaca saat ditiup topan.

Menjauhi jendela bisa menjadi langkah terbaik sehingga tak terkena pecahannya saat ada barang yang terbang menabrak kaca.


4. Di dalam ruangan

Sama seperti gempa bumi atau tsunami, topan juga menjadi bencana alam yang mengkhawatirkan di Jepang. Sebaiknya tetap berada di dalam rumah meski pengumuman yang beredar mengatakan kalau topan yang datang berskala rendah.

Kalau terpaksa keluar rumah untuk membeli makanan atau obat, hindari berjalan dekat bangunan tinggi yang mungkin bisa tiba-tiba roboh.

5. Siapkan makanan

Jika bermalam di rumah sewa saat wisata ke Jepang, jangan lupa siapkan makanan, minuman, dan obat pribadi demi berjaga-jaga jika topan datang tiba-tiba.

Soal makanan, sebaiknya beli yang siap dimakan atau tak perlu repot dimasak.

Jangan lupa juga untuk mengisi daya baterai ponsel atau barang elektronik lainnya, karena listrik bakal dimatikan agar tak terjadi bencana kebakaran akibat korsleting.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)