Jokowi dan 'Misteri' Rabu Legi untuk Pelantikan Menteri

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 23/10/2019 12:37 WIB
Jokowi dan 'Misteri' Rabu Legi untuk Pelantikan Menteri Bagi Jokowi, hari Rabu kerap menjadi hari 'spesial' untuk mengumumkan sejumlah keputusan penting. Ada apa dengan hari Rabu?(Istockphoto/ ISerg)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah mengumumkan susunan dan melantik menteri Kabinet Indonesia Maju yang akan membantunya menjalani roda pemerintahan periode 2019-2024. Mereka mengumumkan kabinet Jokowi di Istana Negara, Rabu pagi (23/10).

Sebelumnya, usai menjalani Pelantikan Presiden 2019 pada Minggu (20/10), Jokowi mengatakan akan mengumumkan susunan kabinet baru pada hari Senin lalu. Namun, rencana tersebut mundur menjadi hari Rabu.

Bagi Jokowi, hari Rabu kerap menjadi hari 'spesial' untuk mengumumkan sebuah keputusan penting, seperti pengumuman kabinet menteri Jokowi 2019 yang terjadi pada Rabu (23/10) ini.



Pengumuman kabinet menteri Jokowi 2019 terjadi pada Rabu Legi. Bagi Jokowi yang lahir di hari Rabu, hari tersebut dinilai bisa membawa keberuntungan.

Mengutip berbagai sumber, pertemuan antara Rabu dan Legi memiliki arti yang baik, yaitu melambangkan manusia dengan pola pikir yang optimis, selalu ingin maju, serta bersikap aktif. Sesuai dengan nama Kabinet Indonesia Maju yang akan membantu Jokowi menjalani roda pemerintahan.

Jokowi sendiri lahir lahir pada Rabu, 21 Juni 1961. Hari ini dalam tradisi Jawa memiliki makna khusus.

"Rabu itu kan hari tengah-tengah di antara Minggu sampai Sabtu, hari raja. [Rabu diyakini] lebih aman, halangan, risiko lebih kecil," kata ahli astrologi Ki Wongso Wijoyo yang dihubungi CNNIndonesia.com. 

Menjelaskan lebih detail, Ki Wongso mengatakan pengumuman kabinet di tanggal 23 Oktober 2019 jatuh pada hari Rabu Legi di bulan Sapar tahun Wawu 1953 (Saka Jawa). Dalam perhitungan Jawa, weton Rabu Legi memiliki neptu 12, di mana Rabu mempunyai naptu 7, sedangkan Legi mempunyai naptu 5.

Karakter Rabu Legi secara umum menggambarkan kekokohan dan kekuatan, tersirat di dalamnya ketegasan, kewaspadaan serta kekuatan. Maka tak heran jika banyak orang yang memakai Rabu Legi untuk melaksanakan ataupun memulai setiap urusannya.

Bagi Jokowi, hari Rabu kerap menjadi hari 'spesial' untuk mengumumkan sejumlah keputusan penting. Ada apa dengan hari Rabu?Foto: CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan
Bagi Jokowi, hari Rabu kerap menjadi hari 'spesial' untuk mengumumkan sejumlah keputusan penting. Ada apa dengan hari Rabu?


Di sektor rezeki, hari Rabu Legi dianggap mampu membawa keberkahan dan kemakmuran serta membawa dampak positif yang cukup signifikan. Rabu Legi akan membawa kemakmuran karena tidak akan kekurangan sandang (kebutuhan utama), akeh rezekine ( banyak rezekinya), serta jembar budhine (banyak orang baik yang pemaaf dan sabar), imbuh Ki Wongso.

"Sedangkan tahun Wawu 1953 membawa makna bahwa negeri ini masuk dalam era yang mudah sandang pangan. Perdagangan akan mengalami kelancaran dan mendatangkan keuntungan begitu juga di sektor pertanian, bercocok tanam akan mendapat hasil panen yang bagus dan melimpah," katanya.

Bila menengok ke awal masa periode jabatannya, Jokowi pernah merombak kabinet besar-besaran pada Rabu, 27 Juli 2016. Jokowi mengutak-atik 11 posisi kementerian di Kabinet Kerja jilid II.

Belum genap dua tahun, Jokowi sudah kembali merombak susunan kabinet pada Rabu, 17 Januari 2018. Jokowi sebelumnya juga pernah melakukan pertemuan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada Rabu, 22 Mei 2019 usai pencoblosan Pilpres tahun ini.


Masyarakat Jawa memang dikenal memiliki banyak pertimbangan alias 'hati-hati' sebelum melakukan sesuatu. Bagi yang benar-benar memegang tradisi, beberapa hal bahkan memiliki 'ritual' dan perhitungannya sendiri. Seperti saat memilih hari untuk membangun rumah, memulai pekerjaan, atau mengambil keputusan penting.

Salah satunya dilakukan oleh Jokowi saat mengumumkan dan melantik kabinet Indonesia Maju di Istana Negara. 

[Gambas:Video CNN] (ayk/ayk)