Main Ponsel Gelap-gelapan, Pria China Kena 'Stroke Mata'

tim, CNN Indonesia | Jumat, 25/10/2019 10:45 WIB
Main Ponsel Gelap-gelapan, Pria China Kena 'Stroke Mata' Seorang pria di negara tersebut mengalami kebutaan sementara gara-gara stroke mata. Hal ini dialami setelah dia bermain game di ponselnya sambil gelap-gelapan.(Istockphoto/ Finwal)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anda pasti masih ingat nasehat orang tua untuk tak membaca di tempat gelap. Namun tampaknya nasehat itu sudah masuk ke area 'jangan main ponsel di tempat gelap.'

Menurut laporan media China, seorang pria di negara tersebut mengalami kebutaan sementara gara-gara stroke mata. Hal ini dialaminya setelah dia bermain game di ponselnya sambil gelap-gelapan.

Wang mengungkapkan bahwa dia sering main game di ponsel sebelum tidur. Kebiasaan ini pun mengganggu istrinya.


"Saya suka main ponsel, tapi di malam hari istri saya tak mau saya melakukannya karena lampu layar terlalu terang setelah lampu dimatikan," kata Wang.


Pria bermarga Wang yang berasal dari Xian, ibukota Provinsi Shaanxi mengatakan bahwa dia kehilangan penglihatan ketika dia bermain ponsel setelah mematikan lampu. Setelah memeriksanya ke dokter, dia diketahui menderita stoke mata atau yang disebut juga sebagai klusi arteri retina. Gangguan pada mata ini disebabkan oleh gumpalan atai penyempitan pembuluh darah di retina yang mengirimkan sinyal ke otak.

Diungkapkan dokter, hal ini bisa menyebabkan kebutaan permanen jika tak ditangani dengan cepat.

"Saya menggunakan mata kanan saya untuk melihat ponsel saya. Hanya beberapa kata yang bisa saya lihat, yang lain tidak," katanya dikutip dari South China Morning Post.

Namun tak jelas apakah Wang kehilangan penglihatan di satu atau kedua matanya.

Wang bukan satu-satunya orang yang menderita stroke mata gara-gara main ponsel di tempat gelap

Sang dokter, Lei Tao mengatakan bahwa dia melihat sekitar 20 pasien setiap bulan yang menderita 'penyakit' yang sama setelah memakai ponsel terlalu lama di tempat gelap. Kebanyakan dari mereka adalah anak muda.

"Penyumbangan arteri di retina secara mendadak, serius, dan manifestasinya akan mengarah ke kebutaan."

"Kami biasa menyebutnya 'stroke mata.' Tingkat kejadiannya semakin tinggi tiap tahunnya dan ada kecenderungan korban jadi berusia lebih muda. Tingkat kebutaan permanen juga tinggi yang bisa secara serius memengaruhi kualitas hidup pasien dan kontribusi kepada masyarakat."

Lei mengatakan bahwa terlalu sering memakai barang elektronik termasuk ponsel berpotensi menyebabkan hilangnya penglihatan secara mendadak.


"Menggunakan telepon dan barang-barang elektronik adalah bagian besar kehidupan anak muda, yang membuat pandangan mereka terlalu tegang. Ini bisa memicu stroke mata," katanya.

"Strategi pencegahan sangat penting. Bekerja dan beristirahatlah dalam pola yang teratur, hindari begadang di malam hari dan melihat telepon, televisi, dan komputer dalam waktu yang lama - ini semua akan membuat perbedaan." (chs)