4 Penyakit Kulit yang Mengintai saat Musim Hujan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 06:50 WIB
4 Penyakit Kulit yang Mengintai saat Musim Hujan Ilustrasi. Tingkat kelembapan udara yang tinggi saat musim hujan memicu sekresi minyak berlebih hingga menimbulkan beragam masalah kesehatan kulit. (Istockphoto/LeventKonuk)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musim hujan dapat meningkatkan kelembapan udara. Kondisi itu membuat sejumlah masalah kesehatan, termasuk di antaranya penyakit kulit, jadi hal yang tak bisa dihindari.

Tingkat kelembapan udara yang tinggi memicu sekresi minyak berlebih yang menyebabkan gatal. Kondisi ini bisa berujung pada masalah kulit dan rambut.

"Bakteri dan jamur sangat diuntungkan oleh musim hujan. Di musim ini mereka [bakteri dan jamur] bisa menyebabkan kerusakan pada kulit," ujar ahli dermatologi, Navin Taneja, mengutip NDTV.

Keringat dan kelembapan udara yang tinggi memungkinkan bakteri dan jamur berkembang biak.

"Biang keringat adalah salah satu masalah kulit paling umum selama hujan," ujar Taneja.

Berikut beberapa penyakit kulit yang umum di musim hujan.

1. Biang keringat
Biang keringat merupakan ruam kecil berwarna merah yang menimbulkan rasa gatal. Tak hanya terjadi pada bayi, kelainan yang juga dikenal sebagai ruam panas ini juga cukup banyak dialami kaum dewasa.

Biang keringat muncul akibat keringat yang menyebabkan pori-pori kulit tersedak.

Panasnya biang keringat akan hilang dalam beberapa hari, terkecuali jika ruam terinfeksi akibat gesekan.

Anda disarankan untuk mengenakan pakaian berbahan katun dan linen berukuran longgar. Penggunaan krim calamine juga dapat dilakukan untuk mengurangi rasa gatal dan iritasi pada kulit.

2. Infeksi kuku
Kuku berisiko terkena infeksi jamur selama musim hujan. Kuku akan berubah warna, rapuh, dan kusam.

Usahakan untuk tidak membiarkan kuku dalam kondisi panjang selama musim hujan. Kuku panjang hanya akan menarik kotoran hingga menyebabkan infeksi jamur.

Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan krim anti-jamur yang tersedia di pasaran.

3. Psoriasis
Psoriasis merupakan peradangan pada kulit yang ditandai dengan ruam merah, kulit kering, dan mudah terkelupas. Psoriasis umumnya lebih sering muncul di daerah lutut, siku, punggung bagian bawah, dan kulit kepala.

Kandungan glukomanan pada lidah buaya dipercaya dapat mengatasi psoriasis. Jangan lupa pula untuk menggunakan sabun anti-bakteri saat mencuci wajah.

4. Penyakit kaki atlet
Penyakit kaki atlet, atau yang dalam bahasa ilmiah disebut tinea pedis, merupakan infeksi jamur menular yang menyerang kaki. Kondisi ini juga dapat menyebar pada kuku kaki dan tangan.

Infeksi jamur ini umumnya disebabkan oleh sepatu yang tidak pas dan dalam keadaan basah.

Anda disarankan untuk tidak mengenakan sepatu berbahan plastik, kulit, atau kanvas. Sebagai pengganti, sebaiknya gunakan sandal saat hujan.

Selain empat di atas, beberapa penyakit kulit lain yang umum terjadi di musim hujan di antaranya intertrigo (ruam pada bagian lipatan kulit), iritasi pada kulit ketiak, dan infeksi jamur lainnya.

[Gambas:Video CNN]


(asr/asr)