5 Tips Demi 'Glamping' yang Lebih Nyaman

CNN Indonesia | Senin, 02/12/2019 19:45 WIB
5 Tips Demi 'Glamping' yang Lebih Nyaman Ilustrasi. (Istockphoto/ Paulprescott72)
Jakarta, CNN Indonesia -- Glamping alias glamour camping atau berkemah mewah menjadi salah satu kegiatan wisata akhir tahun yang banyak diburu turis, terutama bagi mereka yang enggan meninggalkan Pulau Jawa karena menganggap harga tiket pesawat tidak kunjung turun.

Ada banyak destinasi wisata glamping di Pulau Jawa, salah satunya di Jawa Barat. Tinggal sesuaikan dana, waktu dan pastikan ketersediaan, turis bisa memilih lokasi yang paling cocok.

Selain dana, waktu, dan reservasi, berikut sejumlah hal yang perlu diperhatikan turis sebelum seru-seruan saat glamping:



1. Spesifikasi "kamar"

Tipe "kamar" di "hotel" glamping sangatlah beragam. Mulai dari yang bertembok kayu tapi beratap terpal sampai yang full terpal.

Karena berada di dataran tinggi, perhatikanlah spesifikasi "kamar" saat memesan.

Kalau tahan dingin, silakan pilih kamar yang full terpal. Kalau datang bersama orangtua atau anak kecil yang tidak tahan dingin, bisa pilih yang bertembok atau meminta ekstra penghangat.

Kamar dalam glamping juga ditawarkan dengan bermacam fasilitas. Ada yang menawarkan serupa kamar hotel, ada yang menawarkan seadanya.

Kalau berjiwa petualang, tidak ada salahnya mencoba kamar dengan fasilitas sederhana - atau bahkan tanpa WiFi - agar bisa lebih dekat dengan alam.

2. Akses

Banyak turis muda yang mencari glamping yang berlokasi di kawasan terpencil, jauh dari pemukiman dan tinggi dari daratan. Pemandangan dan hawa sejuk gunung menjadi buruannya.

Medan glamping yang demikian rasanya lebih cocok didatangi untuk mereka yang berani lelah.

Jika datang bersama orangtua, anak kecil, atau kerabat yang menyandang difabel, jangan lupa cek terlebih dahulu akses menuju kamar, restoran, dan area santai.

Kalau jalannya terlalu terjal, bergelombang, atau terlalu jauh dari rumah sakit terdekat, sebaiknya urungkan niat reservasi di sana.

3. Ceklis barang pribadi

Selain pakaian hangat, bawa juga obat-obatan pribadi dan mungkin camilan sendiri.

Obat pribadi dan camilan perlu dibawa karena area glamping mungkin akan berada jauh dari rumah sakit terdekat dan mungkin perut bakal sering lapar akibat hawa dingin.

Jangan lupa mencatat barang bawaan pribadi yang dibawa, karena bisa saja ada barang hilang atau tertukar dengan tamu lain. Oleh karena itu sebaiknya tidak membawa barang berharga.


4. Lupakan dunia maya

Salah satu esensi glamping ialah wisata lebih dekat dengan alam. Jadi sebisa mungkin kurangi paparan ponsel dan sosial media saat sedang berkegiatan di luar kamar.

Masih ada banyak waktu untuk berkutat dengan dunia maya dan tidak ada salahnya untuk menikmati dunia yang sebenarnya selama glamping.

5. Patuhi peraturan

Patuhilah peraturan yang ditetapkan pengelola area glamping, seperti tidak menyalakan api unggun terlalu besar - karena bisa terjadi kebakaran hutan atau tidak membuang sampah makanan dekat kamar - karena bisa mengundang hewan buas.

Selain untuk keselamatan dan kenyamanan kelompok sendiri, juga untuk kelompok lain yang menginap di area yang sama.

Kalau ingin mengobrol sampai tengah malam sambil menyetel musik, pilihlah area glamping yang bertema anak muda atau pilih kamar yang jauh dari keluarga yang datang bersama anak kecilnya.

Atau jika ada dana lebih, pesan saja seluruh kamar yang tersedia.


[Gambas:Video CNN]
(ard/ard)