Studi terbaru dari Imperial College Business School menunjukkan, 40 persen bayi yang lahir dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi e-babies atau bayi yang lahir dari orang tua yang bertemu di aplikasi atau situs kencan daring.
"Tahun 2035 akan menjadi tahun instrumental untuk menemukan cinta dan memulai era baru kencan abad ke-21," kata peneliti dari Imperial College Business School, dikutip dari The Independent.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dilema Cinta di Ujung Jempol |
Selain 'bayi online', temuan menarik dari laporan ini adalah satu dari tiga (32 persen) hubungan yang dimulai dari 2015-2019 berawal dari kencan online. Angka ini meningkat dari periode 2015-2014 sebesar 19 persen atau satu dari lima orang.
Peneliti memperkirakan angka ini akan terus meningkat secara signifikan pada 2030. Mereka memprediksi lebih dari setengah hubungan berawal dari dunia maya.
"Dunia digital telah mempermudah proses kencan online, membuatnya lebih mudah untuk menemukan seseorang sambil memastikan bahwa mereka cocok dengan kriteria Anda," kata pengajar Imperial College Business School, Paolo Taticchi.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)