Menjajal Wisata Motor ATV di Desa Pematung Bali

CNN Indonesia | Rabu, 08/01/2020 20:15 WIB
Menjajal Wisata Motor ATV di Desa Pematung Bali Ilustrasi. (Istockphoto/suriya silsaksom)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wisata petualangan dengan mengendarai motor ATV semakin berkembang di Desa Singapadu Kaja, Kabupaten Gianyar, Bali.

Pengelola Kokat Adventure, I Gusti Agung Ngurah Permadi, mengatakan kalau motor ATV menawarkan sensasi petualangan sekaligus pemandangan yang indah.

Desa Singapadu merupakan desanya para pematung. Sejak ditetapkan sebagai desa wisata, di sini sudah ada sembilan agen wisata yang menawarkan kegiatan keliling dengan motor ATV.


Tentu saja ada pelatihan singkat sebelum turis diperbolehkan naik wahana tersebut. Penjelajahan juga ditemani pemandu wisata.

Desa Singapadu memiliki area petualangan seluas 1,7 hektare.

Saat melintas dengan motor ATV, turis bisa menikmati pemandangan perkampungan, sawah, serta medan yang menantang adrenaline.

"Kami mempunyai track pemandangan, perkampungan masyarakat desa, perkebunan, dan sawah. Tapi yang lebih menantang adrenaline wisatawan adalah track kering, lumpur dan jungle track," kata Agung, seperti yang dikutip dari Antara pada Rabu (8/1).

Menyinggung lama permainan ATV tersebut, Agung mengatakan wisatawan akan bermain dalam kurun waktu 1,5 jam dengan jarak tempuh sekitar tiga kilometer.

[Gambas:Instagram]

"Dalam wisata ATV ini, wisatawan bisa naik sendiri maupun boncengan. Kalau sendiri dikenakan sewa sebesar Rp950 ribu, sedangkan untuk berboncengan Rp1,250 ribu. Semua wisatawan dapat fasilitas pemandu, pakaian standar menaiki ATV serta asuransi jiwa selama mengendarai motor tersebut," tambahnya.

Wisatawan asal China dan Australia disebut Agung paling sering datang ke Desa Singapadu untuk wisata motor ATV.

Saat ini, kelompok wisata di Desa Singapadu juga telah melakukan kerja sama dengan sejumlah agen wisata dari Arab dan Rusia untuk mendatangkan lebih banyak turis.

"Sepanjang tahun 2019 wisatawan yang paling signifikan memanfaatkan wisata ATV adalah wisatawan China. Karena mereka mengaku senang berpetualang juga untuk menikmati keindahan alam pedesaan dan persawahan, termasuk juga wisata petualang ini," jelasnya.

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)