Sekitar 41 orang lainnya dengan gejala seperti pneumonia ini didiagnosis dengan virus baru. Mengutip AFP, Komisi Kesehatan China dalam webnya mengungkapkan bahwa satu orang meninggal dunia, tujuh lainnya dalam kondisi serius, dua sudah keluar dari rumah sakit, dan orang lainnya dalam kondisi stabil.
Penyebaran penyakit ini menimbulkan kekhawatiran tersendiri karena momok SARS atau sindrom pernapasan akut yang pernah menyerang sebelumnya. Pada 2002-2003 penyakit ini sudah menewaskan 349 orang di China dan 299 orang di Hong Kong. Perekonomian negara tersebut pun terpuruk akibat epidemi terhadap pariwisata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ilmuwan Xia Jianguo mengatakan kepada kantor berita resmi Xinhua bahwa para ahli sebelumnya sudah mengatakan kalau virus corona adalah biang kerok wabah tersebut. Penyakit misterius ini pertama kali dikonfirmasi pada 31 Desember 2019 di Wuhan, China. (chs)