Sandal Pijat Refleksi, Diprediksi Jadi Tren Paling 'Hot' 2020

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 01/02/2020 08:19 WIB
Sandal yang diprediksi bakal tren di 2020 bukanlah sandal yang cantik atau elegan, melainkan sandal pijat refleksi yang biasanya dipakai orang tua. Sandal yang diprediksi bakal tren di 2020 bukanlah sandal yang cantik atau elegan, melainkan sandal pijat refleksi yang biasanya dipakai orang tua. (iStock/Yelizaveta Tomashevska)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah tahun lalu, sepatu sol tebal dan bulky jadi tren, kini giiran sendal bulky yang tren.

Hanya saja jauh dari kesan cantik, sandal yang bakal jadi trendi 2020 ini adalah sandal 'jelek' yang fungsional dan punya manfaat untuk kesehatan. Anda mungkin pernah melihatnya beberapa waktu lalu saat orang tua Anda memakai sandal ini untuk menjaga kesehatan mereka.

Ya, sandal yang dikenal sebagai sandal akupuntur dengan tonjolan lembut di bagian atasnya ini jadi tren di dunia fashion.


Perusahaan sandal Maseur Sandal diprediksi bakal menemani musim panas Australia dengan sandal refleksi ini. Sepatu ini dibuat oleh label Aussie Maseur dan pijatan mini di sepanjang solnya untuk memijat kaki yang lelah.


Sandal buatan Maseur ini juga awalnya diciptakan untuk kebutuhan kesehatan. Adalah Gabriel Eber yang 30 tahun lalu menciptakan sandal ini untuk membantu orang yang menderita sakit kaki dan otot.

Ada beberapa manfaat yang diklaim bisa didapat dengan memakai sandal ini. Klaimnya, sandal ini akan membantu mengurangi tekanan pada lutut, pinggul, punggung, dan memperbaiki postur tubuh. Beberapa influencer juga menggungah foto mereka saat tengah memakai sandal tersebut.

[Gambas:Instagram]

Mengutip Metro, sandal kesehatan yang kerap dipakai orang tua ini sudah dianggap sebagai sandal ortopedi ini kembali lagi namun dipakai oleh usia muda.

Di Australia ini, sandal tersebut dikenal sebagai sandal kimia, karena sering dijual di rak yang sama dengan obat-obatan di apotek setempat.

Bagaimana dengan Anda? Siap ikut tren pakai sendal kesehatan ini untuk jalan-jalan? (chs/chs)