Pria Inggris Cari Pacar Lewat Papan Reklame

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 20:06 WIB
Pria Inggris Cari Pacar Lewat Papan Reklame Ilustrasi. Seorang pria jomlo asal Inggris mencari pasangan kencan lewat sebuah billboard atau papan reklame yang dipasang di kawasan Manchester. (Istockphoto/Ravi_Goel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selalu ada cara untuk mencari si pujaan hati. Seorang pria jomlo membayar 425 poundsterling atau sekitar Rp7,7 juta untuk memajang billboard demi mengiklankan dirinya yang tengah mencari pasangan kencan.

Foto Mark Rofe (30) tampil dalam sebuah billboard berukuran besar. Sebuah kalimat percaya diri tersemat di bawah fotonya. 'Single? Date Mark. This could be the sign you've been waiting for.'

Mengutip The Independent, billboard terpasang di sebuah kawasan padat dan ramai Manchester, Inggris. Billboard juga mempromosikan situs pencarian jodoh yang hanya berisikan profil Rofe. Kalimat 'one man, one billboard, one mission' jadi slogan yang diemban situs Dating Mark tersebut.


Dalam situs terkait, Rofe mengaku bekerja di bidang pemasaran. Dia membeli billboard dan membuat situs tersebut karena semua temannya telah menikah dan dia tengah berjuang mencari pasangan kencan.

Dalam kolom lainnya, Rofe mengaku memiliki tinggi 6 kaki atau 182 sentimeter. Selain itu, dia juga mengaku baru pernah mencium tiga perempuan selama hidupnya.

Siapa pun yang tertarik untuk berkencan dengan Rofe dipersilakan untuk mengisi formulir yang tersedia di dalam situs. Mereka juga diminta menyertakan akun media sosial, foto diri, dan menulis secarik pesan untuk Rofe. Sampai hari ini, Senin (3/2), telah 1.004 orang yang 'melamar' Rofe.

"Saya sudah pernah mencoba aplikasi kencan, tapi tak berhasil. Jadi, saya mencoba sesuatu yang berbeda dengan lebih percaya diri," ujar Rofe. Ide untuk membuat billboard sendiri muncul di tengah perbincangan santai di sebuah pub bersama seorang teman.

Rofe sendiri tak menyangka begitu banyak orang yang ingin berkencan dengannya.

"Beberapa orang mungkin berpikir bahwa saya gila. Saya hanya mencoba membuatnya menjadi sesuatu yang jenaka dan mudah-mudahan saya tidak menjadi pecundang yang putus asa," pungkas Rofe.

[Gambas:Video CNN]

(asr/asr)