Catatan Penting di New York Fashion Week Perdana 2020

tim, CNN Indonesia | Kamis, 06/02/2020 09:16 WIB
Bulan pekan mode dunia koleksi siap pakai akan dimulai dengan New York Fashion Week di New York pada Jumat (7/1). Koleksi Coach di NYFW tahun 2019 (Johannes EISELE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fashion Month untuk koleksi siap pakai pertama di dekade ini akan dimulai pada Jumat (7/1) di New York.

New York Fashion Week (NYFW) akan dibuka oleh Monse, yang didalangi oleh Fernando Garcia and Laura Kim, keduanya merupakan mantan direktur kreatif rumah mode Oscar de la Renta.

Rodarte, yang sebelumnya absen dari NYFW, dijadwalkan akan kembali menyajikan koleksi fashion mereka yang terkenal romantis di hari Selasa (11/2).


Tom Ford, chairman dari Council of Fashion Designers of America, yang seharusnya menjadi contoh bagi para desainer lain, memindahkan show untuk menampilkan koleksi terbarunya di hari pertama NYFW ke Los Angeles agar lebih fokus pada salah satu malam paling penting untuk fesyen, yakni malam penganugerahan Academy Award atau piala Oscar yang akan dihelat pada hari Senin (10/2).

Telfar Clemens, yang musim lalu menjadi salah satu desainer baru yang paling menjanjikan, pindah ke Pitti Uomo trade fair di Florence di Januari lalu.

Jeremy Scott, yang sekaligus merupakan desainer label Moschino, memindahkan shownya ke Paris di bulan Juli. Yang terakhir, Tommy Hilfiger memilih London sebagai tempat show barunya, meski hanya untuk musim ini.


Desainer seperti  Kerby Jean-Raymond dengan labelnya Pyer Moss, yang menurut sebagian kritikus fesyen merupakan salah satu emerging designer paling berpengaruh, tidak akan mengadakan show, meski di musim sebelumnya ia mengadakan show besar-besaran.

Tomo Koizumi, desainer asal Jepang, yang di tahun lalu diboyong oleh superstylist dan kolaborator Marc Jacobs yakni Katie Grand, juga tidak akan kembali ke NYFW, meskipun para kritikus memuji karya-karyanya yang terlihat seperti ledakan tulle berwarna-warni yang ceria.

Yang paling mengejutkan adalah absennya mega label Ralph Lauren, yang sebelumnya mengadakan show yang diiringi sebuah gala diner, dimana penyanyi Janelle Monae mengisi acara dengan menyanyi di atas meja dan disambut dengan sorakan para tamu undangan yang mengenakan pakaian diner formal.

Desainer Indonesia juga akan turut menggelar show di ajang fashion ini. Label 2Madison Avenue yang digawangi oleh Maggie Hutauruk-Eddy akan bergabung bersama desainer-desainer dari Asia lainnya yaitu Chun Han, Yiting Lee, Yiyi Kwok, Bettie Kim, Bingyao Cheng, Shuai Zeng, dan Ruojing Wang dalam Cada Fashion Collective. Shownya sendiri akan digelar pada 10 Februari 2020. Ini adalah ajang NYFW yang ketiga untuk 2Madison Avenue yang sebelumnya memukau banyak orang dengan busana dari karung terigu.

koleksi 2madison Avenue di NYFWFoto: 2Madison Avenue
koleksi 2madison Avenue di NYFW


Dengan banyaknya perubahan yang terjadi di NYFW kali ini, 'rasa' dari fesyen New York menjadi kurang. Kini tinggal nama-nama Carolina Herrera, Torry Burch, Marc Jacobs, Oscar de la Renta, dan Michael Kors yang bertanggung jawab untuk jaga kandang dan sekaligus menentukan tren fesyen dari Amerika.

NYFW akan berlangsung hingga Rabu (12/2), dan akan ada 70 label yang berpartisipasi dan tercantum di kalender resmi. Dan seperti biasa, Marc Jacobs akan menampilkan koleksinya sebagai show penutup.

Hingga kini, NYFW beberapa kali berpindah lokasi dan format, dengan beberapa desainer berpindah-pindah tempat dan bahkan kota. Tahun ini, beberapa desainer memilih untuk berpindah, atau bahkan memutuskan untuk tidak mengadakan fashion show.


Sejarah NYFW


New York Fashion Week sendiri bermula ketika perang dunia kedua, ketika kala itu Paris dikuasai oleh tentara Jerman. Kekhawatiran para editor untuk terbang ke Paris dan beberapa rumah mode yang tutup dan keluar dari kota Paris, membuat industri fesyen Amerika yang saat itu sangat dipengaruhi oleh fesyen Paris terhenti.

Hingga pada tahun 1943, itu semua berubah dengan diadakannya Press Week pertama, istilah yang diciptakan Eleanor Lambert, seorang pakar humas dan fashionista (direktur press dari New York Dress Institute, pendahulu Council of Fashion Designers of America (CFDA), sebelum secara resmi disebut New York Fashion Week.


Di New York, desainer Amerika mempersembahkan pakaian mereka yang juga terinspirasi oleh Amerika yang dibuat dari bahan-bahan buatan Amerika kepada para editor (dan hanya editor yang diundang - buyer tidak diizinkan menghadiri fashion show dan hanya melakukan kunjungan showroom).

Baru pada awal 1990-an New York Fashion Week seperti yang saat ini dikenal, baik dalam nama dan format, dimulai. Stan Herman - desainer dan presiden Council of Fashion Designers of America pada tahun 1991 - bekerja sama dengan sesama perintis mode Fern Mallis untuk mengumpulkan desainer dan menampilkan karya mereka di satu lokasi tunggal, yakni Bryant Park di Manhattan, New York. (fdi/chs)