Ada Rich Brian Bikin Head in the Clouds Makin Seru!

Advertorial, CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 00:00 WIB
Ada Rich Brian Bikin Head in the Clouds Makin Seru!
Jakarta, CNN Indonesia -- Bulan Maret adalah bulan yang asyik buat para pecinta musik karena ada banyak konser yang akan digelar pada bulan ini. Salah satunya adalah konser Head in The Clouds. Kamu yang menantikan konser ini pasti sudah tidak sabar. Namun, buat yang belum tahu, simak beberapa informasi tentang Head in the Clouds di bawah ini!

Sebenarnya, apa sih konser Head in The Clouds itu?

Kamu pasti sudah tidak asing lagi sama nama Rich Brian. Nah, konser Head in The Cloud bakal menampilkan penyanyi salah satunya Rich Brian.


Perhelatan ini diselenggarakan oleh 88Rising, sebuah label besutan Sean Miyashiro, label bagi orang-orang Asia yang berkarier di Amerika Serikat atau ingin mengembangkan sayapnya di sana.

Amerika Serikat bukan cuma pusat dari film. Negara adidaya ini juga pusat musik. Buat jadi tenar di kancah internasional, penyanyi dari berbagai negara pasti mengincar Amerika Serikat.

Namun, buat jadi tenar di negeri Paman Sam bukan hal mudah bagi orang luar. Apalagi, kalau tidak punya modal besar di sana. Nah, di sinilah peran 88Rising.

Konsep Keren Head in The Clouds

Meskipun kelihatan Asia-sentris, tetapi nyatanya konsep yang dipakai 88Rising buat menerbitkan para musisi Asia ini justru unik. Musisi-musisi di bawah naungan 88rising sangatlah menggambarkan anak muda dan punya style musik mereka masing-masing.

88rising awalnya bernama CXSHXNLY dan memulai kiprahnya dengan mengontak berbagai selebritas yang mereka anggap menarik di Internet. Sekarang, musisi-musisi di bawah 88Rising memang merupakan musisi Asia atau yang punya darah Asia. Namun, 88rising menyatakan bahwa mereka juga ingin merangkul semua "imigran", bukan sekadar orang Asia.

Pihak 88rising mengatakan bahwa goal mereka dalam mengorbitkan para selebritis "imigran" adalah untuk menjadi kru musik dengan sentuhan yang wavy. Makanya, bisa kamu lihat bahwa karya-karya musisi di dalamnya sangat modern, ear-catchy, penuh warna, dan anak muda banget.

Tambahan Musisi dalam Head in The Clouds Jakarta

Dalam Head in The Clouds edisi pertama, penampilan dimeriahkan oleh NIKI, Rich Brian, Higher Brothers, August 08, serta Joji. Nah, dalam Head in The Clouds Jakarta alias edisi ketiga, bakal ketambahan penampilan dari Day6, Chung Ha, Dumbfoundead, Stephanie Poetry, dan juga band metal cewek asal Garut, Voice of Baceprot.

Masih ada beberapa musisi lain yang akan memeriahkan Head in The Clouds Jakarta! Selain penampilan mereka, kamu juga bisa menikmati instalasi yang begitu instagrammable dan juga stand-stand makanan serta budaya yang bertema Asia.

Konsep Head in The Clouds sengaja dibuat seperti ini supaya para penonton bisa benar-benar merasakan nuansa yang sangat Asia dalam konser dan ini jadi sebuah karakter unik yang jadi penanda 88rising.

Berapa harga tiketnya?

Ada dua jenis tiket Head in The Clouds Jakarta. Yang pertama adalah tiket biasa dan yang kedua adalah tiket VIP. Tiket biasa dibanderol dengan harga sekitar Rp1,4 jutaan. Sementara itu, tiket VIP dijual dengan harga Rp3,8 jutaan. Kalau beli tiket regular, kamu hanya akan mendapatkan tambahan T-shirt.

Bagaimana dengan tiket VIP? Dengan beli tiket VIP, kamu bisa nonton di zona eksklusif, dapat fasilitas kamar mandi (bathroom), serta merchandise eksklusif lainnya. Konser Head in The Clouds Jakarta bakal diadakan di JIExpo Kemayoran tanggal 7 Maret 2020. Kalau kamu tinggal di luar Jakarta, kamu bisa segera cek harga tiket pesawat online terbaru di Traveloka. Dapatkan promo penerbangan murah, apalagi kalau pesan tiket bundling penerbangan beserta hotel.

Sudah siap menikmati nuansa Asia yang wavy dan begitu berwarna di Head in The Clouds Jakarta? Rasakan sendiri kemeriahannya ya!

(adv/adv)