5 Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir Surut

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 08:56 WIB
5 Tips Membersihkan Rumah Setelah Banjir Surut Ilustrasi. Bersihkan barang-barang di rumah yang tergenang segera setelah banjir. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir yang menggenang sejumlah kawasan pemukiman di Jakarta dan sekitarnya mulai surut. Banjir yang surut menyisakan rumah yang kotor berlumpur dan barang-barang yang lembap dan basah. Membersihkan rumah setelah banjir surut membutuhkan kerja ekstra.

Barang-barang yang luput dari perhatian bisa mengalami kerusakan, sehingga mesti dibersihkan dan dikeringkan dengan sempurna.

Selalu gunakan peralatan lengkap saat membersihkan rumah setelah banjir seperti masker, sepatu bot, dan sarung tangan.

Berikut beberapa tips membersihkan rumah setelah banjir surut

1. Keringkan barang-barang
Pertama sekali, angkat barang-barang yang tergenang air untuk dikeringkan dan dibersihkan. Lokasi dengan cahaya matahari langsung akan membantu untuk membunuh jamur dan bakteri.

Dikutip dari Good House Keeping, bersihkan furnitur dan barang secepat mungkin dalam kurun waktu 48 jam setelah banjir. Semakin lama lembap, semakin banyak jamur yang berkembang. Membuka jendela dan mengangin-angin barang juga bisa menjadi solusi alternatif.

Jangan ragu untuk membuang barang-barang yang rusak parah dan tak dapat digunakan lagi.

2. Membersihkan karpet
Beri perhatian ekstra pada karpet yang basah. Karpet yang lembap merupakan sumber penyakit bagi anggota keluarga. Keringkan dan bersihkan karpet dengan menggunakan sabun dan juga desinfektan untuk menghilangkan bakteri.

Membawa karpet ke jasa cuci profesional juga bisa jadi solusi yang mudah.

3. Membersihkan lantai
Setelah mengangkat semua barang-barang, saatnya membersihkan lantai rumah. Buang semua tanah atau lumpur yang tersisa dari banjir. Gunakan penyikat lantai untuk membersihkan kotoran yang membandel.

Beri perhatian ekstra pada setiap sudut karena kotoran kerap menumpuk di area itu. Bersihkan juga dinding karena genangan air kerap membuat warna dinding menjadi berbeda.

Setelah lantai bersih dari kotoran, pel lantai menggunakan cairan yang mengandung desinfektan. Walau lantai sudah terlihat bersih, bakteri dan jamur masih tersisa di lantai dan bisa menjadi sumber penyakit.

Beri juga pewangi karena air banjir sering kali meninggalkan bau. Bau juga merupakan indikasi masih terdapat kotoran.

4. Mencuci baju dua kali
Pakaian yang terendam banjir masih dapat digunakan dengan membersihkannya secara ekstra. Cuci lah baju sebanyak dua kali untuk memastikan kotoran dan noda hilang dari pakaian.

Pencucian pertama bertujuan untuk membersihkan kotoran-kotoran yang tampak jelas. Pencucian kedua untuk menghilangkan noda dan kuman yang yang tersisa.

5. Membersihkan dapur dan kamar mandi
Dapur dan kamar mandi yang terendam banjir umumnya bakal lebih berbau dibandingkan lokasi lain di rumah. Bersihkan area pembuangan yang menjadi sumber bau.

Di dapur, buang makanan yang sudah terendam banjir. Bersihkan pula kulkas dan sortir bahan makanan yang masih dapat digunakan.

Perhatikan setiap sudut dengan detail agar tak ada kotoran yang tersisa. Kotoran dapat menjadi sumber tikus dan kecoa di dapur maupun kamar mandi.

[Gambas:Video CNN]




(ptj/asr)