8 Museum Sejarah Islam Termegah di Dunia

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 11:56 WIB
Tak hanya di negara-negara Arab, museum sejarah kebesaran Islam juga mendapat tempat terindah di negara-negara mayoritas Eropa. Ilustrasi. Warga mengamati tulisan Arab Alquran di Masjid Sapuro, Pekalongan, Jawa Tengah. (ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku bersyukur dan menganggap terpilihnya Jakarta sebagai tuan rumah Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam sebagai keberkahan tersendiri.

Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam akan berlokasi di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta.

Museum ini, kata Anies, merupakan satu-satunya museum yang dibangun di luar Saudi Arabia.


"Kita semua bersyukur bahwa Sekjen Liga Dunia Islam mempercayakan kepada kita untuk merawat dan mengembangkan museum satu-satunya yang dibangun di luar Saudi Arabia ini," ujar Anies di Jakarta, seperti yang dikutip dari Antara pada Kamis (27/2).

Rencana pembangunan Museum Rasulullah merupakan keputusan dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud kepada Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Indonesia terpilih sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Museum ini dapat menjadi forum pembelajaran tentang Islam sekaligus objek wisata religi.

Museum Rasulullah yang akan dibangun di Indonesia merupakan museum modern yang lengkap dengan sistem digital serta alat peraga yang canggih.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga Ketua Dewan Masjid Indonnesia (DMI) juga berpesan agar Museum Rasulullah yang akan dibangun agar bisa menyertakan sejarah Islam di Indonesia serta menjadi destinasi wisata baru di dunia.

Museum Rasulullah saat ini berada di Madinah, Arab Saudi dan Turki.

Selain Museum Rasulullah, sebenarnya ada banyak museum yang menghadirkan sejarah peradaban Islam di dunia.

Tak hanya di negara-negara Arab, museum sejarah kebesaran Islam juga mendapat tempat terindah di negara-negara Eropa:

1. Prophet Mohammad Museum, Amman

Berlokasi di Yordania, museum ini dibuka pada 15 Mei 2012 dan bertempat di komplek Masjid Raja Hussein, Taman Umum Al Hussein, Amman.

Museum ini mencakup beberapa barang milik Nabi Muhammad, termasuk sehelai rambut dari janggutnya dan suratnya kepada kaisar Byzantium, di mana ia mendesaknya untuk masuk Islam.

Museum ini memajang anakan pohon di mana Muhammad beristirahat dalam perjalanan ke Levant untuk perdagangan di era pra-Islam.

Pohon itu aslinya terletak di kawasan Gurun Pasir Badia.

2. Aga Khan Museum

Ini adalah museum yang terdiri dari seni Islam dan seni Iran, yang terletak di Toronto, Kanada.

Museum ini menjadi rumah koleksi seni dan warisan Islam yang dikumpulkan dari semua periode sejarah Islam, termasuk koleksi pribadi Yang Mulia Aga Khan, Institut Studi Islam di London, dan Pangeran dan Putri Sadruddin Aga Khan.

Artefak termasuk keramik, logam dan lukisan.

Museum ini juga menyimpan salinan Qanun fi'l-Tibb Avicenna (Ahli Pengobatan) yang paling awal diketahui, tertanggal 1052, dan satu halaman dari Al Quran Biru yang luar biasa, tertanggal abad ke-9 hingga ke-10.

3. Museum of Islamic Art, Kairo

Museum of Islamic Art, Kairo, Mesir. (AFP PHOTO/KHALED DESOUKI)

Museum yang berada di ibu kota Mesir ini merupakan museum dengan koleksi sejarah peradaban Islam yang terlengkap di dunia.

Tercatat ada lebih dari 100 ribu artefak mengenai sejarah Muslim yang tersedia di sana.

Koleksinya meliputi manuskrip langka Al-Quran, pajangan tekstil, keramik, hingga logam.

4. Pergamon Museum

Museum Pergamon terletak di Berlin, Jerman dan dibangun dari tahun 1910 hingga 1930.

Museum ini dibagi menjadi dua bagian; Museum Timur Tengah dan Museum seni Islam.

Setiap tahun, lebih dari 1 juta orang mengunjungi museum ini, sehingga menjadikan museum ini sebagai museum seni yang paling ramai kunjungan di Jerman.

Di museum ini tersimpan artefak dari abad ke-8 ke-19, yang berasal dari Spanyol ke India.

Di antara artefaknya yang paling menonjol adalah fasad Mshatta, yang berasal dari istana gurun Islam awal yang belum selesai yang terletak di selatan Amman, Yordania.

Pajangan luar biasa lainnya adalah ruang Alleppo.

5. Louvre Abu Dhabi

Louvre Abu Dhabi. (AFP PHOTO / GIUSEPPE CACACE)

Keajaiban arsitektur yang dirancang oleh Jean Nouvel ini digambarkan oleh New York Times sebagai "Galaksi Arab" saking megah dan lengkapnya.

Eksterior seperti piring terbang adalah representasi akurat dari karya-karya yang ditampilkan di dalam museum, campuran modernitas dan kuno.

Seni modern dan kuno dipamerkan di sini, mulai dari "Air Mancur Cahaya (Fountain of Light)" karya Ai WeiWei hingga manuskrip Quran abad ke-9.

Koleksinya menampilkan karya seni, eksplorasi, dan sains Islam, seperti patung plester yang ditemukan di Yordania yang berasal dari 6.500 SM (dikatakan sebagai salah satu yang tertua yang diketahui umat manusia), dan astrolab kuningan abad ke-18 yang menjadi milik penjelajah Maroko Muhammad Ibn Ahmad Al Battuti.

6. Musee du Louvre, Paris

Musee du Louvre, Paris, Prancis. (Pexels)

Koleksi seni Islam Musuem Louvre berasal dari tahun 1893, akhirnya melahirkan galeri khusus di museum pada tahun 1905.

Benda-benda awal berasal dari koleksi kerajaan, seperti mangkuk logam hias abad ke-14 Suriah dan mangkuk batu giok era Ottoman milik Louis XIV.

Ruangan ini diperluas pada tahun 1912 setelah donor swasta memberikan koleksi pribadinya.

Galeri seni Islam di Museum Louvre sekarang mencakup 14 ribu karya yang meliputi 1.300 tahun sejarah Islam di tiga benua.

Desain arsitektur terperinci, keramik, tekstil, manuskrip, ukiran batu dan gading, logam dan kerajinan kaca semuanya merupakan bagian dari koleksi yang bervariasi.

7. Islamic Arts Museum, Kuala Lumpur

Museum ini berada di ibu kota Malaysia, sehingga turis Indonesia bisa dengan mudah mengunjunginya.

Museum ini tak berada jauh dari Masjid Nasional Modernis di kawasan wisata Kuala Lumpur.

Disebut sebagai museum seni Islam terbesar di Asia Tenggara, koleksinya berupa lebih dari 7.000 artefak yang dipajang dalam 12 galeri.

Manuskrip Al-Quran, contoh arsitektur Islam, perhiasan kuno, keramik, barang pecah belah, tekstil, hingga baju besi adalah barang rampasan perang, menjadikan museum ini salah yang terbaik di Asia Tenggara.

Sebagai museum Malaysia, koleksi ini juga menawarkan beragam benda bersejarah umat Muslim dari Tionghoa dan Melayu.

8. Museums of Makkah, Arab Saudi

Komisi Saudi untuk Pariwisata dan Warisan Nasional membuat daftar berbagai museum kecil yang dapat ditemukan di sekitar Kota Suci, dan mendorong umat Islam untuk mengunjungi situs-situs ini ketika mereka datang untuk umrah atau haji.

Museum Al-Haramain adalah tempat yang wajib dikunjungi, di mana tujuh ruang memajang sampel pintu-pintu tua Kabah, manuskrip Al-Quran, foto-foto langka dan model arsitektur.

Museum Makkah menyimpan lukisan dan foto-foto situs arkeologi penting, prasasti batu kuno, map biru rancangan istana, hingga rute ziarah haji.

Museum ini juga menampilkan informasi tentang formasi geologi di wilayah itu, permukiman manusia awal, evolusi naskah kaligrafi Arab, serta karya seni Islam seperti keramik, perhiasan, sampai koin.

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)