7 Penyebab Rasa Sakit saat Berhubungan Seksual pada Pria

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 22:01 WIB
7 Penyebab Rasa Sakit saat Berhubungan Seksual pada Pria Ilustrasi. Beberapa faktor penyebab menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seksual pada pria. (Istockphoto/ Tuaindeed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak hanya terjadi pada wanita, rasa sakit saat berhubungan seksual juga dialami pria. Rasa sakit yang disebabkan oleh beberapa kondisi bisa jadi sangat mengganggu.

Rasa sakit saat berhubungan intim bisa mengurangi kenikmatan saat berhubungan seksual. Tak hanya itu, rasa sakit juga akan menimbulkan efek psikologis yang bertahan lama seperti rasa takut saat penetrasi.

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab rasa sakit berhubungan seksual pada pria. Berikut melansir Very Well Health.


1. Infeksi menular seksual
Nyeri dapat timbul karena infeksi menular seksual (IMS) seperti herpes atau gonore yang tidak diobati. Kondisi ini umumnya akan menyebabkan rasa terbakar dan gatal, serta luka atau benjolan pada penis.

Kunjungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Semakin cepat dideteksi, semakin mudah untuk menurunkan risiko berlebih dari IMS.

2. Masalah pada kulup
Kulup atau kulit kepala penis merupakan lipatan berlapis yang terdiri dari jaringan otot polos, pembuluh darah, neuron, dan kulit.

Beberapa kondisi seperti phimosis (kulup terlalu ketat) dan adanya luka sobekan pada kulup akan menimbulkan rasa sakit. Konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan tindakan yang tepat.

3. Kelainan bentuk penis
Kondisi seperti hipospadia dan penyakit Peyronie dapat menjadi penyebab hubungan seksual terasa menyakitkan. Hipospadia sendiri merupakan kelainan di mana letak lubang kencing pada pria tidak normal. Sementara penyakit Peyronie merupakan kondisi saat bentuk penis tampak menekuk dan tak terlihat seperti semestinya.

4. Priapismus
Priapismus merupakan kondisi medis saat pria mengalami ereksi berkepanjangan tanpa adanya rangsangan seksual. Kondisi ini membuat penis ereksi dan tak dapat kembali pada keadaan semula dalam waktu di bawah empat jam.

Ada dua jenis priapismus. Priapismus iskemik yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah pada penis dan priapismus noniskemik yang terjadi ketika pembuluh darah di dalam penis pecah.

5. Alergi
Beberapa pria mungkin mengalami reaksi alergi terhadap cairan organ intim kewanitaan atau bahan kimia yang ditemukan dalam berbagai bentuk kontrasepsi.

6. Hipersensitif
Penis bisa jadi sangat sensitif setelah orgasme dan ejakulasi. Hal ini bisa membuat hubungan seksual terasa menyakitkan.

Jika mengalami hal tersebut, Anda mungkin perlu membatasi intensitas hubungan seksual dengan pasangan dalam satu hari.

7. Gangguan kulit
Beberapa gangguan kulit non-alergi seperti kanker penis, balanitis Zoon, dan lichen slerosus dapat menyebabkan rasa nyeri saat berhubungan seksual.

Lichen sclerosus merupakan gangguan kulit kronis yang menyerang daerah genital atau anus. Gangguan ini umumnya menimbulkan bercak putih pada area kulit yang terkena. Sementara balanitis Zoon merupakan peradangan pada kulit kepala penis. Kondisi ini umumnya menyerang pria paruh baya dan lanjut usia yang belum disunat.

Lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab berhubungan seksual terasa menyakitkan pada pria dengan tepat.

[Gambas:Video CNN]

(asr/asr)