Corona, Balenciaga dan Saint Laurent Produksi Masker Bedah

tim, CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 07:46 WIB
Yves Saint Laurent dan Balenciaga mengalihfungsikan perhatian mereka dari mode kelas atas menjadi produksi masker bedah untuk atasi corona. Yves Saint Laurent dan Balenciaga mengalihfungsikan perhatian mereka dari mode kelas atas menjadi produksi masker bedah untuk atasi corona.(Gabriel Olsen/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mengikuti jejak LVMH yang mengalihfungsikan pabrik parfum mereka menjadi pabrik hand sanitizer saat pandemi corona, kini rumah mode Prancis Yves Saint Laurent dan Balenciaga mengalihfungsikan perhatian mereka dari sekadar mode kelas atas menjadi produksi masker bedah.

Kering, perusahaan induk keduanya, mengungkapkan hal itu dilakukan untuk membantu mengatasi serangan global virus corona.

"Workshop dari rumah mode Kering, Balenciaga dan Yves Saint Laurent sedang mempersiapkan pembuatan masker bedah sambil mematuhi langkah-langkah perlindungan kesehatan yang ketat untuk anggota staf mereka," tulis kering dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs mereka dikutip dari AFP.



"Produksi akan berlangsung segera setelah proses manufaktur dan bahan-bahan disetujui oleh otoritas terkait."

Kering juga mengungkapkan bahwa dia akan membeli tiga juta masker bedah dari China dan mengimpornya untuk diberikan kepada layanan kesehatan Prancis.

Perusahaan Kering lainnya, Gucci juga berkomitmen untuk menyumbangkan 1,1 juta masker dan 55 ribu baju pelindung untuk membantu perjuangan Italia untuk melawan virus corona.

[Gambas:Instagram]


(chs)