Self Isolation, Tips Membuat Anak 'Sibuk' Berdasarkan Usia

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 02/04/2020 18:26 WIB
Berhari-hari bersama anak di rumah kadang membuat sebagian orang tua kerepotan membagi fokus. Berikut ide yang bisa bikin anak 'sibuk'. Ilustrasi: Berhari-hari bersama anak di rumah kadang membuat sebagian orang tua kerepotan membagi fokus. Berikut ide yang bisa bikin anak 'sibuk'. (Foto: Istockphoto/ SeventyFour)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bekerja dari rumah, bagi orang tua berarti mengerjakan tugas kantor sembari menemani anak. Kondisi ini bisa dibilang berkah lantaran bisa bersama keluarga sembari bekerja terbilang sebagai momen langka, tapi juga boleh dikata hal yang justru membuat repot.

Beberapa orang tua mengaku perlu punya 'ketrampilan' khusus juga tenaga sedikit ekstra untuk melakoni kerja dari rumah (work from home) sembari mengasuh anak. Sebab harus bisa fokus menyelesaikan pekerjaan, sekaligus memastikan anak nyaman berkegiatan.

Tak jarang, orang tua harus pintar-pintar 'menyibukkan' anak agar pekerjaan kantor tak terbengkalai. Atau, meeting melalui video-call berjalan lancar.


Jika Anda mencari kegiatan yang bisa membuat anak tetap aktif, semangat belajar sekaligus terjamin tumbuh-kembangnya maka berikut daftarnya. Ada beberapa ide menarik--berdasar usia anak--yang bisa Anda praktikkan selama masa self isolation di rumah.


Balita dan anak usia playgroup
Jika anak Anda termasuk yang terbiasa ke sekolah playgroup, mengikuti kegiatan prasekolah atau rutin berada di day care (tempat penitipan anak), boleh jadi mereka termasuk yang mendambakan instruksi harian. Anda tak perlu meniru sekolah, sebagai gantinya, beberapa kegiatan bisa dilakukan untuk membuat mereka sibuk sebelum atau setelah tidur siang.

- Memasak
Kebanyakan balita seperti dikutip Medical Daily, suka bermain di dapur. Ketika berada di rumah sepanjang hari, maka Anda perlu mempersiapkan makanan. Ajak mereka ikut serta di dapur untuk berkolaborasi.

Beri mereka mangkuk dan peralatan plastik, biarkan mereka membantu misalnya, mencuci buah, menyampur bahan-bahan, mengaduk bahan atau menumbuk. Sebelumnya, cari resep camilan sehat.

- Bermain gelembung
Meniup dan memecahkan gelembung akan jadi kegiatan menyenangkan bagi si kecil. Biarkan mereka bergembira di teras rumah.

Buat cairan gelembung sendiri dari campuran sirup (1/2 cangkir), tiga gelas air, satu gelas sabun cuci piring. Aduk campuran cairan tersebut lalu gunakan tongkat kecil dengan lubang di tengahnya untuk memainkan.

Self Isolation, Tips Membuat Anak 'Sibuk' Berdasar UsiaFoto: fujikama/Pixabay


- Arena bermain
Anak-anak di kisaran usia ini suka memanjat, merangkak, melompat atau juga berguling. Bantu mereka terlibat dalam sesi fisik dengan membuat 'halang rintang' di dalam ruangan.

Anda bisa menggunakan puzzle karpet sebagai arena 'lompatan'. Lalu, tambahkan benda rumah tangga lain agar anak bisa menyusuri ke atas, lalu pergi ke bawah dan melalui semua benda-benda tersebut.

Anak Usia 5-7 Tahun
Bocah dengan rentang usia ini suka dengan hal-hal yang baru sehingga begitu menghargai penjadwalan waktu. Anda bisa membuat si kecil bersemangan dengan menawarkan beberapa gagasan berikut.

- Buat perburuan
Anak-anak di usia ini gemar 'berburu'. Susun sebuah teka-teki dan petunjuk untuk menemukan beberapa barang. Sebelumnya Anda bisa menyembunyikan benda-benda khusus itu di sekitar rumah.

Beri mereka kertas berisi kertas petunjuk, misalnya, 'aku adalah sesuatu berwarna merah', 'tubuhku lunak', atau juga 'aku biasanya menemani kamu di kasur'.

- Biarkan imajinasi mereka
Tidak perlu materi khusus untuk membangun imajinasi anak. Berikan mereka satu kotak berisi apapun, yang sederhana saja. Dan biarkan mereka mengembangkan imajinasi.

Kotak itu bisa berisi lem kertas, kotak tisu kosong atau kotak sepatu kosong, roll tisu toilet, stik eskrim, atau perkakas lain. Minta anak untuk membangun kota atau apapun sesuai keinginan mereka.


- Daftar 'pekerjaan rumah'
Mintalah bantuan mereka untuk melakukan beberapa tugas rumah tangga yang ringan, yang masih bisa mereka kerjakan. Misalnya menyapi, meletakkan pakaian ke mesin cuci, membersihkan tempat tidur atau, merapikan titik bermain.

Pilihan itu mungkin terdengar tak menyenangkan bagi anak. Tapi Anda bisa menyiasati dengan memodifikasi permintaan bantuan. Misalnya, memisahkan pakaian berdasarkan warna.

- Permainan
Buat kegiatan yang memungkinkan tubuh anak Anda bergerak. Anda bisa membuatnya menjadi sebuah bentuk permainan. Lakukan ini setiap kali merasa anak Anda kurang gerak.


Anak Usia 8-10 Tahun
Rentang usia ini merupakan waktu ketika anak-anak mulai tumbuh dan duduk di ekolah dasar. Karena itu sebagian bocah sudah bisa mandiri atau siap mengerjakan sesuatu sendiri.

Tapi bukan berarti mereka sudah bisa merencanakan segala kegiatannya sendiri, maka Anda perlu ikut menyusun jadwal. Berikut beberapa ide kreatif yang bisa Anda coba.

- Menulis Surat
Ketika anak belajar dari rumah dan tak berinteraksi dengan teman-teman mereka, maka bisa jadi ada rasa terisolasi secara sosial. Dorong anak tetap merasa terhubung dengan menulis surat untuk orang yang disayangi.

Tawarkan satu set alat tulis dan kertas agar kegiatan menulis surat mereka terasa istimewa.

[Gambas:Video CNN]

- Menggambar
Beberapa anak punya kegemaran khusus untuk menggambar. Ajak mereka untuk membuat komik sederhana. Menulis komik adalah cara yang bagus untuk mengembangkan imajinasi dan melatih baca-tulis.

Bantu mereka mendapatkan referensi komik. Tuntun anak membuat outline cerita dan biarkan mereka menikmati proses selanjutnya. (NMA/NMA)