Kucing, Sahabat Penduduk Turki yang Paling Disayang

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 13:13 WIB
Kucing, Sahabat Penduduk Turki yang Paling Disayang Kucing di Istanbul, Turki. (AFP/OZAN KOSE)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi yang berencana pelesir ke Turki usai pandemi virus corona, jangan heran dengan banyaknya kawanan kucing lucu yang terlihat di pinggir jalan. Ada yang gendut, berbulu tebal, sampai punya cemong di muka yang menggemaskan.

Jangan heran juga melihat begitu banyak penduduk Turki yang rajin membawakan makanan bagi kawanan kucing yang hidup di jalanan. 

Kawanan kucing juga dibiarkan bersantai di dalam ruangan, baik di restoran, museum, bahkan tempat ibadah.



Turki memang salah satu negara dengan populasi kucing terbanyak. Dikutip dari The Culture Trip, kawanan kucing pertama kali datang ke Turki saat zaman Kekaisaran Ottoman.

Saat itu setiap kapal yang berlabuh di Konstantinopel pasti membawa kucing untuk mengusir tikus yang sering merusak barang bawaan, terutama yang berisi makanan.

Setelah turun dari kapal, kucing-kucing itu saling membaur dan kemudian berkembangbiak di Turki.

Jika kucing dikaitkan dengan penyihir dan iblis di Eropa, tidak dengan di Turki.

Kawanan kucing sangat disayang oleh penduduk Turki. Mereka sering diberi makanan, bahkan selama pandemi corona. (AFP/OZAN KOSE)

Saat era Ottoman, kucing merupakan hewan kesayangan. Tren tersebut juga mengacu terhadap kisah Nabi Muhammad SAW yang disebut rela menggunting jubahnya karena tak ingin membangunkan seekor kucing yang sedang tidur di atasnya.

Dalam kisah lain, seekor kucing bernama Abu Hurairah berhasil menyelamatkan Nabi Muhammad SAW dari ular yang mematikan.

Sutradara Ceyda Torun pada tahun 2016 merilis film dokumenter bertema kawanan kucing di Istanbul, Turki, yang berjudul Kedi.

Selama 80 menit, Torun mengikuti kisah tujuh kucing dan persahabatan mereka penduduk kota.

[Gambas:Youtube]


Tingkah kucing-kucing di Istanbul juga bisa dinikmati melalui akun Instagram @catsofistanbul.

Dari akun tersebut bisa diketahui kalau kawanan kucing di sana bisa hidup dengan nyaman di tengah kesibukan kota.

[Gambas:Instagram]

Pada tahun 2017, kota Kadikyy bahkan mendirikan patung perunggu untuk mengenang Tombili, kucing gendut yang menjadi ikon kota tersebut.

Kucing bernama Gli juga telah lama populer karena menjadi penghuni tetap Hagia Sophia.

Bahkan ia memiliki blog yang berisikan foto-foto dirinya yang diabadikan pengunjung bangunan bersejarah itu.

[Gambas:Instagram]

Belum lama ini juga ramai diberitakan kalau ada seorang imam yang membuka pintu masjidnya sebagai tempat penampungan kucing terlantar.

Ia tak segan memandikan dan memberi makan kawanan kucing di dalam area masjid.

Jadi, jika berkesempatan wisata ke Turki, jangan lupa membawa makanan kucing di dalam tas dan memberi makanan kawanan berbulu itu saat ditemui di pinggir jalan.

[Gambas:Instagram]

(ard/ard)

[Gambas:Video CNN]