Tanya
Bagaimana cara Islam memandang sosialisme?
Jawab
Narasumber: Wakil Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU), Dr. Phil. Syafiq Hasyim, MA
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertanyaan ini sering muncul di hadapan kita. Ada yang berpendapat bahwa sosialisme itu merupakan paham yang sesuai dengan Islam. Ada juga yang berpendapat bahwa sosialisme bertentangan dengan Islam.
Lihat juga:Panduan Ibadah Ramadan di Rumah saat Corona |
Sosialisme juga dilukiskan sebagai paham yang meminimalisasi atau bahkan tidak mengenal kepemilikan pribadi. Yang terakhir ini mungkin bisa disebut sebagai sosialisme radikal, di mana kepemilikan pribadi dihapuskan dan menjadi kepemilikan yang bersifat umum.
Islam adalah agama yang berada di tengah. Agama yang berada di antara prinsip-prinsip kebersamaan dan juga prinsip-prinsip inidividual. Artinya, ada beberapa paham sosialisme yang memiliki titik temu dan kesepahaman dengan ajaran Islam, di mana Islam memperhatikan kepentingan masyarakat banyak. Ini sangat dijunjung tinggi oleh Islam.
Dengan demikian, ada sisi sosialisme yang sinkron dengan ajaran Islam. Tapi, ada juga sisi-sisi sosialisme yang mungkin berjauhan dengan konsep Islam.
Islam datang di tengah-tengah. Islam menghargai prinsip kebersamaan dan individual.
[Gambas:Video CNN]
(asr/asr)