Apakah Umat Islam Boleh Menabung di Bank Konvensional?

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 12/05/2020 04:03 WIB
Ilustrasi kartu kredit Ilustrasi. Persoalan soal menabung di bank konvensional bagi umat Islam ini sudah lama diperdebatkan oleh sejumlah ulama. (Thinkstock/hatchapong)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selama bulan Ramadan 2020, CNNIndonesia.com menghadirkan tanya jawab seputar Islam. Kali ini, tanya jawab seputar Islam berbicara soal perbedaan pendapat mengenai riba dan bunga bank konvensional.

Tanya
Bank konvensional kerap dituding riba. Lantas, apakah umat Muslim hanya diperbolehkan menggunakan bank syariah?

Jawab
Narasumber: Wakil Ketua Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU), Dr. Phil. Syafiq Hasyim, MA


Ass. Wr. Wb.

Apakah seorang Muslim harus bertransaksi melalui bank syariat? Atau, apakah kita masih diperbolehkan melakukan transaksi melalui bank konvensional?

Persoalan ini memang sudah lama diperdebatkan dalam Islam. Kalangan sarjana Islam dan sejumlah ulama berbeda pendapat tentang masalah ini.

Perbedaan pendapat itu muncul di sekitar apakah bunga bank bisa disamakan dengan riba? Atau, apakah riba itu sesuatu yang berbeda dengan bunga?

Sebagian ulama berpendapat bahwa bunga bank konvensional termasuk dalam kategori riba. Karena itu, sebagai seorang Muslim, kita tidak diperbolehkan bertransaksi menyimpan uang di bank konvensional. Kita harus menyimpan uang di bank syariat.

Namun, sebagian ulama berpendapat lain bahwa bunga bank konvensional itu tidak sama dengan riba. Menyimpan uang di bank konvensional diperbolehkan karena bunga tidak masuk dalam kategori riba.

Nahdlatul Ulama (NU) memiliki tiga pendapat tentang bunga bank konvensional dan riba. Pertama, NU menganggap antara bunga bank dan riba itu sama. Kedua, pendapat mengatakan bahwa bunga bank berbeda dengan riba. Karena itu menyimpan uang di bank konvensional diperbolehkan. Ketiga, bunga bank konvensional berkedudukan syubhat yang berarti ada di di antara halal dan haram.

Apa yang bisa kita ambil dari sini adalah bahwa persoalan bunga bank dan riba menjadi bagian dari perbedaan pendapat antara satu ulama dengan ulama lainnya.

Wass. Wr. Wb.

[Gambas:Video CNN]

(asr)