6 Saran Ahli Kejiwaan untuk Hadapi 'New Normal' Corona

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2020 18:02 WIB
Pedagang melayani pengunjung yang hendak membeli kebutuhan pokok di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dan Toko Tani Indonesia (TTI), Ragunan, Selasa, Jakarta (05/05/2020). Pasar tani yang menggelar barang kebutuhan pokok bagi warga tersebut melayani penjualan online dengan aplikasi dan offline. Hal tersebut sebagai upaya meningkatkan akses pangan bagi masyarakat untuk mendapatkan pangan strategis seperti, beras, gula pasir, daging sapi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, cabai, sayur, dan buah dengan harga di bawah harga pasar dengan harapan dapat menstabilkan harga ditingkat eceran. CNN Indonesia/Andry Novelino Ilustrasi. Menghadapi 'new normal' bukan perkara mudah. Beberapa saran dari ahli bisa diikuti. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi Covid-19 menimbulkan efek domino yang tak terkendali. Berbagai perubahan dalam kehidupan sehari-hari muncul dan 'mengganggu' kesiapan banyak orang untuk menghadapi 'new normal'.

Proses adaptasi terhadap sebuah perubahan atau kebiasaan-kebiasaan baru memang bukan perkara mudah. Meski tak mudah secara psikologis, namun setiap orang diharapkan dapat beradaptasi dengan situasi baru ini.

Celakanya, tak semua orang memiliki ketangguhan yang sama untuk mencapai tahap penerimaan akan sesuatu yang baru. "Seseorang yang biasanya mudah tertekan, akan merasakan dampak pandemi ini lebih berat," ujar ahli kesehatan jiwa RSPI, Leonardi Gunawan dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.combeberapa waktu lalu.


Untuk menyiasati situasi tertekan dan terhindar dari stres yang berlarut-larut karena situasi yang baru ini, lanjut Leonardi, Anda dapat menerapkan beberapa langkah berikut.

1. Istirahat dari berita soal pandemi
Berikan diri Anda istirahat dari menonton, membaca, atau mendengarkan berita soal Covid-19, termasuk media sosial. Mendapatkan informasi mengenai pandemi berulang kali dapat menimbulkan perasaan cemas berlebih.

2. Jaga kesehatan
Pelihara kesehatan tubuh dengan berolahraga ringan secara teratur. Anda bisa melakukan beberapa aktivitas seperti latihan pernapasan, stretching, yoga, atau meditasi.

Selain itu, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang. Jangan lupa pula untuk tidur teratur dengan waktu yang cukup. Orang dewasa disarankan tidur selama 7-8 jam setiap malam.

"Hindari penggunaan alkohol, rokok, dan obat-obatan yang tidak perlu," kata Leonardi.

3. Bersantai sejenak
Berikan diri Anda waktu untuk bersantai. Lakukan beberapa aktivitas lain yang Anda sukai. Aktivitas favorit atau hobi dapat membantu mengalihkan perhatian Anda yang selalu terfokus pada pandemi.

4. Lakukan aktivitas fisik
Berbagai penelitian memperlihatkan hubungan positif antara stres dan aktivitas fisik. Semakin rutin Anda beraktivitas fisik, maka semakin rendah tingkat stres yang dimiliki.

Aktivitas fisik dan olahraga terbukti berperan penting dalam manajemen stres karena dapat menurunkan kadar hormon stres seperti adrenalin dan kortisol dalam tubuh. Pada saat yang sama, aktivitas fisik juga menstimulasi produksi endorfin yang memberikan perasaan rileks.

5. Selalu terhubung dengan orang lain
Berbicara lah dengan orang yang Anda percayai tentang perasaan dan kekhawatiran Anda. Bercerita akan meringankan separuh dari beban Anda.

6. Pahami fakta soal Covid-19
Memahami fakta yang akurat dan benar tentang Covid-19 akan membuat Anda terhindar dari stres berlebih.

Setelah melewati berbagai tahap adaptasi, Anda akan mulai terbiasa dengan 'new normal' atau situasi yang baru ini. Pada tahap ini, Anda diharapkan sepenuhnya tak lagi merasa terganggu dan sudah merasa nyaman dengan semua perubahan akibat pandemi.

"Kehidupan Anda sudah mulai kembali produktif dan menyenangkan untuk dijalani," kata Leonardi (asr)

[Gambas:Video CNN]