Covid-19, Dilarang Teriak Saat Naik Roller Coaster di Jepang

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 30/05/2020 17:38 WIB
roller coaster disneyland tokyo Taman hiburan di Jepang bakal segera dibuka, namun pengunjung dilarang berteriak atau bersorak ketika naik wahana. (tokyodisneyresort.jp)
Jakarta, CNN Indonesia -- Taman hiburan di Jepang akan segera dibuka. Para pecinta wahana di taman hiburan bakal bisa segera menikmati sensasi seru aneka permainannya.

Namun pascapenutupan karena pandemi virus corona, sensasi naik wahana roller coaster di taman hiburan ini tak akan sama lagi. Ada satu syarat yang harus dipatuhi oleh pengunjung yaitu dilarang berteriak.

Mengutip CNN, dengan keadaan darurat minggu ini, sekelompok operator taman hiburan utama telah memperkenalkan seperangkat pedoman untuk memastikan keselamatan tamu dan staf dalam menghadapi Covid-19.


Beberapa hal yang bakal mengejutkan adalah, pengunjung dilarang berteriak atau bersorak ketika naik wahana luar ruangan termasuk roller coaster.



Pedoman tersebut juga mengungkapkan bahwa beberapa staf yang mengenakan topeng untuk bekerja, misalnya badut atau staf rumah hantu, harus menjaga jarak setidaknya satu meter dari pengunjung.

"Sebagai gaya baru untuk layanan pelanggan, bahkan ketika Anda memakai masker, Anda dapat menggunakan kombinasi mata, senyuman, gerakan tangan dan lainnya untuk berkomunikasi dengan pengunjung," tulis pedoman tersebut.


Pedoman tersebut dikeluarkan oleh East and West Japan Theme Park Associations, yang terdiri dari 30 operator taman hiburan utama Jepang termasuk Oriental Land Company (operator Tokyo Disneyland dan DisneySea) dan Universal Studios Jepang.

Fuji-Q Highland misalnya, sebuah taman hiburan di kaki Gunung Fuji yang terkenal dengan pengalaman rumahnya yang berhantu, hanya membuka tempat wisata di luar ruangan dan hanya memungkinkan masuknya pengunjung yang tinggal di prefektur Yamanashi, Nagano, Niigata, dan Shizuoka. (chs)

[Gambas:Video CNN]