Pengunjung Ragunan Wajib Daftar Online saat New Normal

CNN Indonesia | Selasa, 02/06/2020 11:25 WIB
Suasana di Taman Marga Satwa Ragunan saat hari kedua Idulfitri 1441 Hijriah, Jakarta, Senin, 25 Mei 2020. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Gerbang masuk Taman Margasatwa Ragunan yang sepi saat libur Lebaran 2020. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, akan membatasi jumlah kunjungan tidak lebih dari 5.000 orang per hari saat beroperasi kembali di era normal baru (new normal).

"Untuk hari biasa kita batasi jumlah pengunjung 5.000 orang per hari, tapi kalau akhir pekan kita batasi jadi 10 ribu per hari," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Ragunan, Ketut Widarsana, seperti yang dikutip dari Antara pada Selasa (2/6).

Ketut mengatakan, sebelum pandemi COVID-19 jumlah pengunjung Ragunan di hari biasa, atau Selasa sampai Jumat, berkisar antara 2.500 hingga 5.000 orang.


Untuk akhir pekan jumlahnya lebih meningkat. Sabtu bisa mencapai 15 ribu pengunjung, sedangkan hari Minggu bisa mencapai 40 ribu hingga 50 ribu pengunjung.

"Untuk akhir pekan kita ambil jalan tengah, pengunjung dibolehkan cuma 10 ribu orang untuk Sabtu dan Minggu," kata Ketut.

Ketut menyebutkan, mekanisme untuk mengatur batasan jumlah pengunjung ke Ragunan dilakukan dengan mewajibkan pengunjung mendaftar secara daring (online).

Sebelum ke Ragunan, terlebih dahulu pengunjung harus mendaftarkan diri mengisi formulir melalui Google Form yang akan segera disebar.

Dalam formulir pendaftaran tersebut diisi beberapa ketentuan sebagai pengunjung Ragunan, yakni harus membawa masker dan hand sanitizer sendiri, tidak sedang sakit atau batuk, pilek.

"Setelah mendaftar daring, petugas di loket layanan akan memverifikasi pengunjung, dengan pemeriksaan suhu tubuh dan kesehatannya. Kalau batuk pilek bisa kita tolak, boleh mendaftar hari berikutnya," kata Ketut.

Selain membatasi jumlah pengunjung, Ragunan juga membatasi jarak fisik antar pengunjung di tiap-tiap wahana atau kandang satwa.

Beberapa wahana seperti area bermain anak-anak, sepeda keliling dan kereta wisata ditutup sementara.

Ragunan belum memutuskan kapan akan dibuka kembali untuk pengunjung, menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait berakhirnya masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video CNN]