Alasan Berat Badan Tak Turun Meski Rajin Olahraga

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 24/06/2020 13:22 WIB
Weighloss- Low section of a young on a weighing scale Ilustrasi: Olahraga bukan satu-satunya kunci menurunkan berat badan, faktor lain yang tak kalah penting rupanya adalah kecukupan istirahat atau tidur. (Foto: Istockphoto/Urilux)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pola tidur yang sehat adalah salah satu faktor penting yang menentukan berat badan Anda, selain juga berdampak pada kesehatan fisik dan mental. Jadi ketika Anda sudah rutin berolahraga dan merasa telah mengontrol pola makan, tapi timbangan masih belum bergerak ke kiri, barangkali ada sebab lain yang luput Anda perhatikan.

Boleh jadi ini soal istirahat atau jam tidur Anda. Sebuah studi menunjukkan bahwa kurang tidur menjadi faktor risiko terbesar untuk obesitas.

Penelitian tersebut menemukan orang dewasa yang kurang tidur memiliki risiko kelebihan berat badan 55 persen dan anak-anak sekitar lebih 85 persen.


Senada diutarakan Health and Nutrition Science Nutrifood Research Center, Rendy Dijaya Muliadi bahwa kurang istirahat bisa meningkatkan risiko penimbunan lemak yang berujung pada potensi obesitas pun naik.

"Kurang tidur bisa menyebabkan risiko penimbunan lemak dan berat badan meningkat, risiko obesitas bertambah. Lemak tidak hilang-hilang bisa jadi karena kurang istirahat," tutur Rendy. 

Selain penumpukan lemak, kurang istirahat juga bakal menimbulkan masalah berupa penurunan kekuatan otot dan kadar hormon penting untuk pembentukan otot, penurunan mood dan fungsi kognitif, depresi, dan obesitas.

"Sudah olahraga, makan benar, otot enggak berkembang, mungkin karena kurang tidur," ungkap Rendy lagi.

Lalu berapa lama waktu ideal yang dibutuhkan seseorang untuk istirahat? Rendy mengungkapkan untuk dewasa, waktu tidur ideal adalah 7-9 jam per hari. 

Infografis 8 Gerakan Olahraga untuk Bakar Lemak PerutFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Infografis 8 Gerakan Olahraga untuk Bakar Lemak Perut

Sementara dikutip dari laman kesehatan Health Line, faktor lain yang boleh jadi menyebabkan berat badan tak berkurang adalah soal asupan protein. Protein merupakan nutrisi terpenting untuk menurunkan berat badan.

Konsumsi makanan dengan kandungan protein 25-30 persen dapat meningkatkan metabolisme hingga 80-100 kalori per harinya. Kondisi ini akan membuat Anda secara otomatis makan beberapa ratus lebih sedikit dibanding hari-hari biasanya.

Dengan banyak protein yang masuk ke tubuh maka hasrat ngemil juga bakal berkurang. Karena itu saat sarapan Anda disarankan untuk menambahkan protein. Studi menunjukkan mereka yang sarapan dengan makanan berprotein tinggi akan lebih tidak gampang lapar sepanjang hari.

(NMA/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK