Meski Manis, Tapi Kecap Manis Juga Tinggi Garam

tim, CNN Indonesia | Rabu, 08/07/2020 20:14 WIB
kecap manis Namanya saja kecap manis, pasti rasanya manis, bukan asin. Tapi apakah ini berarti kalau kecap manis tidak tinggi garam?(iStockphoto/folas)
Jakarta, CNN Indonesia --

Namanya saja kecap manis, pasti rasanya manis, bukan asin. Tapi apakah ini berarti kalau kecap manis tidak tinggi garam?

Tidak juga. Ini semua hanya mitos. Pasalnya, kecap manis juga tinggi kandungan garam.

"Kecap manis tidak hanya tinggi gula tapi juga tinggi garam," kata Ardy Brian Lizuardi, Master of Science in Nutrician and Health Wageningen University, Belanda saat Nutriclass beberapa waktu lalu.


Kok bisa?

Ardy mengungkapkan bahwa dalam proses pembuatan kecap, membutuhkan proses fermentasi. Dalam proses fermentasi membutuhkan garam yang banyak.

"Garam dibutuhkan untuk menumbuhkan mikroorganisme yang sesuai untuk fermentasi."

Penambahan garam ini akan membantu menghasilkan rasa kecap yang diinginkan. Segurih apa dan semanis apa yang diinginkan. Jumlah garam inilah yang akan menentukan rasa dari kecap yang diproduksi.

Hanya saja bukan cuma itu dalam proses itu saja garam ditambahkan. Proses penambahan garam dalam proses pembuatan kecap manis belum selesai. Garam masih ditambahkan untuk membentuk rasa akhir kecap manis.

"Garam akan ditambahkan lagi di proses akhir pembuatan kecap. Tujuannya biar tidak eneg ketika dimakan."

Tak dimungkiri, penambahan garam di makanan manis akan membantu menguatkan rasa manis, untuk konsep keseimbangan rasa. Manis dan asin akan berpadu menjadi gurih.

"Orang jadi ingin makan gurih dan legit. Balance rasa manis biar lebih nikmat."

kecap manisFoto: iStockphoto/ajaykampani
kecap manis

"Jadi kalau dibilang kecap manis aman untuk penderita hipertensi itu tidak juga."

Oleh karena itu, ada baiknya untuk tetap mengontrol berbagai makanan yang masuk ke dalam tubuh. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, baik gula ataupun garam.

Selain itu, jangan lupa perhatikan pula tabel nilai gizi dalam setiap kemasan makanan yang Anda beli. Berdasarkan Kementerian Kesehatan RI, jumlah gula maksimal yang boleh dikonsumsi per orang per hari adalah 50 gram gula atau setara dengan 5-9 sendok teh. Sedangkan untuk garam, jumlah amannya adalah 5 gram garam atau yang setara dengan 1 sendok teh. 

(chs)

[Gambas:Video CNN]