Mitos: Ngemil Itu Bikin Gemuk

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 09:15 WIB
Group of friends eating and drinking at happy hour in the bar Benarkah ngemil bikin gemuk? (Istockphoto/andresr)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketika berat badan melonjak naik, kebiasaan ngemil biasanya jadi kambing hitam yang dipersalahkan.

Namun benarkah ngemil itu bisa bikin gemuk? Mitos atau fakta?

Ardy Brian Lizuardi, Master of Science in Nutrician and Health Wageningen University, Belanda mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah mitos.


"Itu mitos, tapi, sebenarnya tergantung apa yang Anda cemil," ucapnya saat Nutriclasss Myths or Facts: Nutrition, Selasa (30/6).

"Pada dasarnya, cemilan sehat justru dapat bermanfaat untuk tambahan energi di sela waktu makan dan menekan rasa lapar agar tak makan berlebihan saat makan besar."

Dia menambahkan bahwa sebenarnya ngemil itu jeda makan. Fakta lainnya, camilan yang dimakan di sela sarapan dan makan siang ini justru akan mengisi volume lambung dan membantu mengurangi asupan kalori dan porsi saat makan siang.

Ditambahkan Ardy, ada sebuah penelitian yang membandingkan dua kelompok orang yang ngemil dan tidak ngemil. Hasilnya, orang yang ngemil akan menyantap makanan yang lebih sedikit dibanding dengan orang yang tidak ngemil. 

Sebaliknya, ngemil makanan yang tak sehat dan ngemil sembarangan bisa berakibat pada bertambahnya berat badan seseorang. Sayangnya, kebiasaan ngemil yang sebenarnya sehat ini kerap jadi salah karena camilan yang disantap adalah makanan tinggi kalori. Beberapa camilan yang biasanya jadi favorit orang Indonesia antara lain aneka gorengan, keripik, roti isi, pizza, kentang goreng, makanan yang mengandung gula tinggi, makanan berlemak tinggi, dan lainnya. 

"Misalnya cemilannya keripik kentang sebungkus, nilai kalorinya sama dengan sepiring nasi uduk yang dimakan saat sarapan, jadinya ketika makan siang, kalorinya jadi berlebihan."

Alih-alih makan cemilan tak sehat, ada beberapa camilan sehat yang disarankan untuk dikonsumsi demi menjaga berat badan.

"Pilih camilan yang tinggi serat, rendah gula ,dan lemak, rendah kalori. Selain itu porsinya juga harus dikontrol."

"Paling aman adalah makan camilan sayur dan buah. Misalnya 1 buah tomat sebagai camilan." 

(chs)

[Gambas:Video CNN]