3 Langkah Sederhana Turunkan Berat Badan dengan Cepat

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 14/07/2020 04:29 WIB
Ilustrasi diet Ilustrasi. Diet jenis ini diklaim lebih efektif untuk menurunkan berat badan tanpa harus membuat Anda kelaparan. (Peter Belch via tookapic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak hanya enak dilihat, memiliki berat badan ideal juga dapat menghindari Anda dari risiko berbagai penyakit kronis. Ada banyak cara untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Berbagai pola diet tersedia untuk membantu proses penurunan berat badan. Namun, alih-alih menurunkan berat badan, beberapa pola diet justru membuat Anda merasa lapar, tidak berenergi, atau tidak puas.

Tapi, tak semua jenis diet memiliki efek tersebut. Selain lebih mudah diikuti, diet rendah karbohidrat disebut efektif untuk menurunkan berat badan tanpa harus membuat Anda kelaparan.


Berikut adalah tiga langkah sederhana untuk menurunkan berat badan dengan cepat yang sudah terbukti secara ilmiah, melansir Healthline.

1. Kurangi karbohidrat

Bagian yang paling penting dari proses penurunan berat badan adalah mengurangi asupan gula dan karbohidrat. Mengurangi asupan gula dan karbohidrat akan membuat Anda mengonsumsi lebih sedikit kalori secara signifikan.

Para ahli diet mengatakan, rata-rata orang akan kehilangan 4,5 kilogram setelah menjalani diet ini selama pekan pertama.

Sebuah studi pada perempuan dengan obesitas melaporkan bahwa diet jenis ini lebih efektif daripada diet rendah lemak untuk penurunan berat badan jangka pendek. Penelitian menunjukkan bahwa diet ini dapat mengurangi nafsu makan.

2. Konsumsi protein, lemak, dan sayuran

Setiap makanan harus mencakup sumber protein, sumber lemak, dan sayuran rendah karbohidrat.

Sebagai aturan umum, coba-lah makan dua hingga tiga kali sehari. Jika Anda merasa lapar di sore hari, tambahkan makanan keempat.

- Protein

Konsumsi banyak protein adalah cara penting lainnya dari diet ini. Bukti menunjukkan bahwa konsumsi banyak protein dapat meningkatkan pengeluaran kalori hingga 80-100 kkal per hari.

Konsumsi protein yang tinggi juga dapat mengurangi keinginan makan dan ngemil. Protein juga membuat Anda lebih kenyang. Sebuah studi menemukan, orang dengan konsumsi protein yang tinggi makan lebih sedikit kalori per hari.

Sumber protein sehat meliputi daging sapi, ayam, babi, domba, ikan salmon, udang, telur, kacang-kacangan, dan kedelai.

- Sayuran rendah karbohidrat

Jangan takut untuk mengisi piring Anda dengan sayuran rendah karbohidrat. Sayuran jenis ini dikemas dengan banyak nutrisi.

Beberapa rekomendasi sayuran rendah karbohidrat di antaranya brokoli, bayam, tomat, kubis, selada, dan mentimun.

- Lemak sehat

Jangan takut pula mengonsumsi lemak. Ada beberapa sumber lemak sehat yang bisa Anda jadikan pilihan seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, dan mentega.

Susun setiap makanan yang terdiri dari sumber protein, lemak sehat, dan sayuran rendah karbohidrat.

3. Angkat beban tiga kali sepekan

Olahraga tak menjadi satu hal yang wajib. Namun, jika dilakukan, olahraga akan memberikan manfaat tambahan.

Olahraga angkat beban akan membantu Anda membakar lebih banyak kalori dan mencegah metabolisme yang melambat. Metabolisme yang melambat umumnya menjadi efek samping dari proses penurunan berat badan.

Studi pada diet rendah karbohidrat menunjukkan bahwa Anda bisa mendapatkan tubuh berotot sekaligus kehilangan banyak lemak tubuh.

Coba-lah pergi ke pusat kebugaran tiga hingga empat kali sepekan untuk olahraga angkat beban.

Sebagai alternatif, Anda juga bisa berolahraga kardio seperti berjalan kaki, joging, berlari, bersepeda, atau berenang. Olahraga kardio dan angkat beban dapat membantu proses penurunan berat badan.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK