Turis Diminta Jauhi Dua Destinasi Musim Panas di Iran

CNN Indonesia | Senin, 13/07/2020 14:25 WIB
Saffron flowers are seen at a field in Khorasan province of northeastern Iran on November 11, 2018. - The delicate purple leaves of the Crocus sativus plant hold just three or four of the even more delicate red stamen, better known as saffron, that sprouts for just 10 days a year. These tiny filaments are currently selling in local markets for 90 million rials per kilo -- about $700 on Iran's volatile exchanges -- and perhaps four times higher abroad. (Photo by ATTA KENARE / AFP) Ladang Bunga Saffron di Provinsi Khorasan Razavi, Iran. (AFP/ATTA KENARE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Iran pada Jumat (10/7) mengimbau penduduk Iran untuk menghindari bepergian ke dua destinasi wisata populer di negaranya karena kekhawatiran peningkatan kasus virus corona di sana.

Setiap liburan musim panas, Provinsi Khorasan Razavi dan Provinsi Mazandaran kerap menjadi destinasi wisata yang ramai turis.

Provinsi Khorasan Razavi memiliki sumber mata air panas, danau, gua, dan beragam titik pendakian.


Di provinsi yang banyak dihuni ladang Bunga Saffron ini juga bersemayam makam Imam Reza, Masjid Goharshad, dan sekitar 1.179 situs bersejarah lainnya.

Sementara itu, Provinsi Mazandaran diapit oleh Gunung Damavand - gunung tertinggi di Iran, dan Laut Kaspia, sehingga banyak yang mendatanginya untuk wisata alam.

Desa Filband juga populer menjadi destinasi wisata ski.

Namun pada musim panas tahun ini, Kementerian Kesehatan Iran "sangat menyarankan semua orang untuk menghindari bepergian ke provinsi Khorasan Razavi dan Mazandaran".

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Sima Sadat Lari, mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa 142 orang telah meninggal karena penyakit COVID-19, turun dari 221 pada Kamis (9/7) yang rekor tertinggi Republik Muslim itu.

Selanjutnya, 2.262 infeksi baru juga dicatat pada hari Jumat, sehingga jumlah total kasus di negara ini menjadi 252.720, termasuk 12.447 kematian.

This picture taken on July 7, 2019 shows a view of the summit Mount Damavand, Iran's highest peak and a potentially-active strato-volcano, in the country's northern Mazandaran province. - UNESCO's World Heritage Committee voted on July 5 to add Iran's Hyrcanian forests to its World Heritage List, praising the area for its Gunung Damavand yang merupakan gunung tertinggi di Iran. (AFP/ATTA KENARE)

Situasi ini mengkhawatirkan di 19 dari 31 provinsi Iran di mana infeksi meningkat, termasuk Tehran, kata Lari.

"Sebagian besar (baru) kasus rawat inap dan infeksi yang berhubungan dengan acara pemakaman dan perayaan pernikahan," tambahnya, mengutip laporan resmi yang diberikan kepada kementerian.

Hanya dalam beberapa minggu, virus corona telah menulari banyak orang di Iran, sehingga menjadi wabah paling mematikan di Timur Tengah.

Korban tewas harian di negara itu dari virus telah mencapai 100 sejak sekitar pertengahan Juni, mendorong pihak berwenang menerapkan aturan wajib masker di tempat tertutup, di antara langkah-langkah lainnya.

(AFP/ard)

[Gambas:Video CNN]