Senyum Simpul Misterius Mona Lisa Kembali Sambut Turis

CNN Indonesia | Senin, 13/07/2020 16:16 WIB
Visitors take photos of the Leonardo da Vinci's painting Mona Lisa, in Paris, Monday, July 6, 2020. The home of the world's most famous portrait, the Louvre Museum in Paris, reopened Monday after a four-month coronavirus lockdown. (AP Photo/ Thibault Camus) Turis bisa kembali menikmati senyum simpul nan misterius milik Mona Lisa di Museum Louvre, Paris, Prancis. (AP/Thibault Camus)
Jakarta, CNN Indonesia --

Turis bisa kembali mengagumi lukisan Mona Lisa di Museum Louvre, Paris, Prancis, yang telah resmi dibuka kembali pada Senin (6/7) setelah ditutup selama lebih dari empat bulan demi mencegah penularan virus corona.

Pembukaan kembali museum yang paling ramai dikunjungi di dunia itu adalah titik terang untuk musim panas di Prancis, meski pengunjung jauh lebih sedikit daripada biasanya.

Pemandu wisata asal Paris, Katia Besnard Rousseau, mengatakan dia tidak memiliki kelompok turis untuk dipandu sejak Prancis melakukan rileksasi pembatasan perjalanan.


Ketika Louvre dibuka kembali, dia dan puluhan pemandu lainnya berdemonstrasi di luar, membentuk barisan panjang dan memegang gambar Mona Lisa untuk menyoroti kesulitan yang melanda industri mereka.

Turis yang hendak datang ke Museum Louvre wajib melakukan pemesanan tiket di awal, dan selama kunjungan wajib mengenakan masker.

Di antara antrean wisatawan yang datang saat hari pembukaan adalah Zino Vandenbeaghen, yang melakukan perjalanan dari Belgia untuk menikmati Museum Louvre dan Istana Versailles.

"Ini sangat super," katanya. "Momen ideal untuk berkunjung."

Museum Louvre berdiri di atas ruang seluas 45 ribu meter persegi, atau setara dengan 230 lapangan tenis.

Saat ini, hanya sekitar 70 persen bagian museum tempat dipajangnya 30 ribu karya yang dibuka kembali.

"Momen ini sangat emosional untuk semua tim yang telah mempersiapkan pembukaan kembali ini," kata Jean-Luc Martinez, direktur museum.

Sebelum pandemi virus corona, sebagian besar pengunjung Museum Louvre berasal dari luar negeri, terutama dari Amerika Serikat.

Turis Amerika masih dilarang berkunjung ke Uni Eropa yang secara bertahap membuka kembali perbatasannya.

Kini Museum Louvre berharap menarik kedatangan wisatawan domestik, terutama dari Paris, dan bersiap menatap turunnya jumlah pengunjung.

Martinez mengatakan museum mengharapkan 7.000 pengunjung pada hari pembukaan kembali.

Sebelum pandemi, sebanyak 50 ribu orang per hari berkeliling Museum Louvre di bulan-bulan musim panas yang menjadi puncak kedatangan turis di Prancis.

Museum Rodin di Paris, yang didedikasikan untuk karya-karya pematung Auguste Rodin, juga menguatkan diri untuk kehilangan pengunjung ketika dibuka kembali sehari setelah pembukaan Museum Louvre.

Museum ini biasanya didatangi 2.500 orang per hari saat musim panas. Lagi-lagi dipimpin oleh turis Amerika. Kini mereka bersiap menghadapi penurunan pengunjung sebanyak 80 persen.

Pengelola museum berharap dapat meningkatkan pendapatan dengan penjualan patung perunggu edisi terbatas karya Rodin.

[Gambas:Video CNN]

(AP/ard)