Jelajah Kota Pendekar Madiun Kini Bisa Naik Mabour

CNN Indonesia | Rabu, 15/07/2020 12:10 WIB
Ilustrasi suasana di dalam bus Ilustrasi. (StockSnap/Luis Llerena)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kota Madiun kini memiliki bus wisata bernama Madiun Bus On Tour, atau disebut Mabour, yang siap beroperasi guna mendongkrak sektor pariwisata di Kota Pendekar.

Nantinya, turis tak dikenakan biaya untuk naik Mabour. Namun, saat ini bus tersebut belum resmi beroperasi, karena Provinsi Jawa Timur masih berkutat dengan penanganan pandemi virus corona.

Saat ini terdapat tiga armada Mabour, dua armada jenis medium bus dengan jarak tempuh 21 kilometer dan waktu tempuh 90 menit, serta satu armada mikrobus dengan jarak tempuh 18,2 kilometer dan waktu tempuh 80 menit.


Medium bus dan mikrobus memiliki rute yang berbeda namun saling berhubungan.

Mikrobus mengantar wisatawan ke lokasi yang sulit dilalui medium bus. Contohnya, ke Masjid Kuno Kuncen atau Masjid Kuno Taman.

Sedangkan medium bus mengantar wisatawan ke sejumlah titik destinasi yang berdekatan, di antaranya Tugu Pendekar Proliman, Busbow, Dumilah Park, hingga kawasan destinasi Pahlawan Street Center.

Sesuai rencana, Mabour beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu, mulai pukul 09.00 hingga 16.00, dengan dimulai dari Jalan Pahlawan di depan Balai Kota Madiun.

Walaupun belum beroperasi, pola protokol kesehatan di Mabour telah disiapkan, mulai dari penyiapan masker, penyediaan cairan pembersih tangan, serta pengurangan kapasitas penumpang hingga 50 persen.

Selama pandemi virus corona, medium bus yang bisa menampung 31 orang akan diisi maksimal 15 orang saja. Sedangkan mikrobus yang berkapasitas 18 orang akan diisi 8-9 orang saja.

Terdapat tiga petugas dalam satu bus; sopir, pengawas, dan pramugari. Petugas Mabour juga dibekali dengan wawasan protokol kesehatan.

Wali Kota Madiun, Maidi, berharap Mabour dapat melayani wisatawan untuk menikmati destinasi menarik di Kota Pendekar Madiun.

"Bus ini nantinya bisa dinikmati siapapun dan gratis. Bus wisata Mabour tidak hanya harus nyaman, tetapi juga harus aman saat mengantar pengunjung berwisata mengelilingi kota ini saat pandemi," ujar Maidi di sela kegiatan peluncuran di Balai Kota Madiun, Jawa Timur, Selasa (14/7), seperti yang dikutip dari Antara.

[Gambas:Instagram]



(ANTARA/ard)

[Gambas:Video CNN]