Diet Ramah Lingkungan: Pola Makan Cegah Perubahan Iklim

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 28/08/2020 05:36 WIB
Diet ramah lingkungan meliputi konsumsi makanan yang sehat dan tidak merusak lingkungan. Ilustrasi. Diet ramah lingkungan meliputi konsumsi makanan yang sehat dan tidak merusak lingkungan. (Brooke Lark via StockSnap)
Jakarta, CNN Indonesia --

Diet ramah lingkungan merupakan salah satu pola makan yang bertujuan untuk menjaga kesehatan sekaligus melindungi bumi dengan mencegah perubahan iklim.

Diet ramah lingkungan meliputi konsumsi makanan yang sehat dan tidak merusak lingkungan. Makanan juga diproduksi dan diproses dengan cara yang mempertimbangkan keberlanjutan.

Siapa saja dapat melakukan diet ramah lingkungan. Diet ini mudah dilakukan dan memberikan dampak positif yang baik untuk kesehatan dan lingkungan.


Berikut cara melakukan diet ramah lingkungan.

1. Kurangi konsumsi daging merah

Mengurangi konsumsi daging merah dan protein hewani dapat memberikan dampak nyata terhadap kesehatan dan juga lingkungan. Studi yang dipublikasikan di jurnal Science mendapati pola makan tanpa produk daging dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 49 persen.

Industri peternakan daging merah secara global merupakan proses yang sangat membebani lingkungan. Peternakan sapi, misalnya, membutuhkan jagung dan kedelai untuk menjadi pakan, lalu tanah dan air setiap harinya. Selain itu, sapi juga melepaskan gas metana yang merusak ozon.

Mengurangi konsumsi daging merah juga baik untuk kesehatan jantung dan kardiovaskular.

2. Bahan makanan yang segar

Pilihlah bahan makanan yang segar ketimbang bahan makanan yang sudah melalui proses pengolahan. Olah bahan makanan ini dengan cara yang sehat agar mendapatkan khasiat yang baik bagi tubuh.

Makanan segar yang dapat digunakan umumnya merupakan makanan yang berbasis tumbuhan. Dikutip dari CNN, berdasarkan studi pada 2018, makanan berbasis tumbuhan seperti sayuran memiliki lebih sedikit jejak karbon daripada sumber protein hewani yang paling tidak berdampak, seperti ikan, telur, dan produk susu.

Konsumsi produk vegetarian ini juga berdampak baik pada kesehatan karena mengandung antioksidan dan anti-inflamasi yang tinggi. Dua manfaat ini dapat mencegah berbagai penyakit termasuk kanker dan penyakit jantung.

3. Pilih pertanian dan peternakan lokal

Memilih produk makanan yang berasal dari pertanian dan peternakan lokal merupakan salah satu bentuk mendukung keberlanjutan. Memilih pertanian dan peternakan lokal juga menghemat proses pengiriman yang menyebabkan emisi yang tinggi.

Telur, daging ayam, dan produk susu dari peternakan lokal juga dapat dikonsumsi karena mengandung gizi yang tinggi dan diperlukan oleh tubuh.

4. Konsumsi makanan laut

Makanan laut seperti ikan dan sebagainya baik dikonsumsi. Pilihlah makanan laut yang ditangkap dengan cara yang tidak merusak lingkungan. Hindari mengonsumsi makan telur ikan dan ikan yang langka. Hindari pula mengonsumsi udang budidaya karena ternak tambak udang dinilai merusak lingkungan.

Untuk memulai diet ramah lingkungan ini mulailah dari kebiasaan kecil dan tingkatkan secara perlahan.

(ptj/asr)

[Gambas:Video CNN]