Hari Kesehatan Seksual Sedunia

Dokter Sarankan Hindari Ciuman dan Pakai Masker saat Bercinta

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 04/09/2020 12:40 WIB
Seorang dokter di Kanada menyarankan untuk menghindari ciuman dan mempertimbangkan penggunaan masker saat berhubungan seks, demi mencegah penularan Covid-19. Ilustrasi: Seorang dokter di Kanada menyarankan untuk menghindari ciuman dan mempertimbangkan penggunaan masker saat berhubungan seks, demi mencegah penularan Covid-19. (Foto: iStockphoto/oonal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang dokter di Kanada menyarankan agar Anda sebaiknya menghindari berciuman dan mempertimbangkan untuk memakai masker ketika berhubungan seks selama pandemi virus corona. Langkah ini direkomendasikan guna melindungi diri dan pasangan dari penularan virus penyebab Covid-19.

Pendapat itu diutarakan Dr Theresa Tam, dokter yang juga Kepala Petugas Kesehatan Masyarakat di Kanada dalam pernyataan publiknya mengenai imbauan tetap aman dari virus ketika melakukan aktivitas seksual.

"Kesehatan seksual adalah bagian penting dari kesehatan kita secara keseluruhan. Bagaimanapun, seks bisa jadi rumit pada masa Covid-19," kata Theresa Tam seperti dikutip CNN.


Ia pun melanjutkan, risiko penularan akan meningkat jika seks melibatkan pasangan baru atau pasangan yang berbeda lokasi tinggal--tidak dalam satu rumah atau lingkungan kontak dekat. Karena itu Tam berpendapat, aktivitas seksual secara solo bisa jadi alternatif pilihan.

"Risiko terendah aktivitas seksual selama Covid-19 adalah dengan melibatkan diri Anda sendiri," Tam menyarankan.

Tetapi bagi warga Kanada yang tetap ingin melakukan hubungan seksual secara langsung di luar lingkungan mereka, Tam menyarankan sejumlah langkah untuk mengurangi risiko. Hubungan saling percaya pertama-tama juga harus dibangun, dan pasangan pun perlu mempertimbangkan untuk menggunakan masker yang menutupi hidung dan mulut.

"Termasuk menghindari kontak atau kedekatan tatap muka." kata dia.

Para ahli menyatakan bahwa penularan virus Covid-19 melalui sperma atau cairan vagina memang memiliki kemungkinan kecil, tapi aktivitas seksual dengan pasangan baru bakal meningkatkan risiko tertular virus. Terutama jika ada kontak dekat seperti berciuman.

"Seperti aktivitas lain selama Covid-19 yang melibatkan kedekatan fisik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko tertular dan menyebarkan virus," kata Tam dikutip dari New York Times.

"Lewati ciuman, hindari kedekatan tatap muka, kenakan masker yang menutupi mulut dan hidung Anda dan pantau kondisi diri Anda serta pasangan terkait indikasi gejala, sebelum melakukan aktvitas seksual apapun," Tam merinci.

INFOGRAFIS AGAR TAK TERTULAR VIRUS CORONAFoto: CNN Indonesia/Fajrian
INFOGRAFIS AGAR TAK TERTULAR VIRUS CORONA

Ia menyarankan agar seks harus dihindari jika salah satu dari pasangan memiliki gejala Covid-19. "Batasi penggunaan alkohol dan zat lain, sehingga Anda dan pasangan dapat membuat keputusan yang tepat," tutur Tam.

Tentunya, nasihat kesehatan yang paling umum digaungkan yakni untuk melakukan seks aman, termasuk menggunakan kondom serta mengetahui status IMS (infeksi menular seksual) diri sendiri dan pasangan.

"Dengan mengambil tindakan pencegahan ini, dan tetap sadar akan risiko yang kami asumsikan, orang Kanada dapat menemukan cara untuk menikmati keintiman fisik sembari menjaga perkembangan yang kami buat untuk mengatasi Covid-19," pungkas Tam.

Hingga 4 September, Kanada sendiri telah tercatat memiliki 132.256 kasus Covid-19 dan 9.186 kematian. Sementara secara global menurut data yang dihimpun Johns Hopkins University, ada lebih dari 26 juta kasus hingga Jumat (4/9) dengan 864 ribu kematian dan lebih 17 juta pasien sembuh.

(NMA/NMA)

[Gambas:Video CNN]