Menilik Keamanan Penggunaan Hand Sanitizer pada Bayi dan Anak

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 10/09/2020 15:45 WIB
Pemakaian hand sanitizer untuk anak dan bayi perlu memperhatikan beberapa pertimbangan, mulai dari kadar alkohol, jenis hand sanitizer hingga pengawasan penuh. Ilustrasi: Pemakaian hand sanitizer untuk anak dan bayi perlu memperhatikan beberapa pertimbangan, mulai dari kadar alkohol, jenis hand sanitizer hingga pengawasan penuh ketika pemakaian. (Foto: Istockphoto/undefined undefined)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hand sanitizer merupakan alternatif untuk membersihkan tangan saat tak ada air dan sabun. Namun, amankah hand sanitizer untuk bayi dan anak?

Terdapat sejumlah pertimbangan yang harus jadi perhatian saat menggunakan hand sanitizer pada bayi dan anak. Pasalnya, alkohol yang terkandung dalam hand sanitizer dapat bersifat toksik atau racun jika dalam jumlah banyak atau, jika tertelan oleh bayi dan anak.

Rata-rata hand sanitizer mengandung alkohol mulai dari 40 persen hingga 80 persen. Kalaupun hendak dipakaikan ke anak, penggunaan hand sanitizer harus dengan pengawasan penuh.


"Saya sarankan Anda melakukan beberapa tindakan pencegahan. Penggunaan semua jenis pembersih tangan harus diawasi," kata perawat anak di Children's Hospital Los Angeles dikutip dari laman resminya.

Menurut National Capital Poison Center Amerika Serikat, hand sanitizer aman digunakan pada kulit tetapi tidak untuk dikonsumsi. Konsumsi alkohol pada anak dari sumber apapun dapat membuat anak kejang, pusing, detak jantung melambat.

Hand sanitizer juga dapat menyebabkan iritasi pada perut seperti mual dan muntah.

Berikut cara menggunakan hand sanitizer yang aman pada bayi dan anak.

1. Gunakan air dan sabun untuk mencuci tangan bayi dan anak. Hand sanitizer digunakan hanya jika tak ada air dan sabun.

2. Gunakan hand sanitizer yang khusus dibuat untuk bayi dan anak-anak dan sudah mendapatkan izin edar dari Badan POM.

3. Hindari penggunaan hand sanitizer yang wangi dan beraroma karena akan membuat anak tergoda menjilatinya.

A woman's hand pouring alcohol-based hand sanitizer onto her other hand. Isolated against a white background.Ilustrasi: Hindari penggunaan hand sanitizer yang wangi atau beraroma, karena dapat membuat anak tergoda untuk menjilatinya. (Foto: Istockphoto/Saturated)

4. Gunakan hanya beberapa tetes atau ukuran kecil saja, dan gosokkan ke tangan bayi dan anak. Tunggu hingga benar-benar kering. Jangan biarkan anak menjilat tangan mereka setelah menggunakan hand sanitizer.

5. Jauhkan hand sanitizer berbahan dasar alkohol dari jangkauan anak-anak.

6. Segera bawa anak ke dokter jika menelan hand sanitizer.

Tisu bayi juga dapat digunakan untuk membersihkan tangan bayi. Umumnya tisu bayi mengandung alkohol yang lebih sedikit. Tisu bayi juga tak boleh dimakan atau pun dihisap oleh anak.

(ptj/NMA)

[Gambas:Video CNN]