Studi: Pandemi Mengubah Otak Walau Tak Terinfeksi Covid-19

tim, CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 12:32 WIB
Studi terbaru menunjukkan pandemi Covid-19 juga dapat mengubah otak setiap orang walaupun tidak terinfeksi virus corona. Studi terbaru menunjukkan pandemi Covid-19 juga dapat mengubah otak setiap orang walaupun tidak terinfeksi virus corona.(Allan Ajifo/Wikimedia Commons)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak hanya otak pasien Covid-19 saja yang mengalami perubahan selama pandemi. Studi terbaru menunjukkan pandemi Covid-19 juga dapat mengubah otak setiap orang walaupun tidak terinfeksi virus corona.

Laporan terbaru di Neuropsychopharmacology Reviews menjelaskan pandemi kemungkinan telah mengubah otak. Perubahan terjadi karena rasa isolasi saat pandemi yang mengharuskan banyak orang berdiam di rumah. Situasi ini mengubah kimiawi otak sehingga menyebabkan perubahan dalam cara berpikir, misalnya muncul kecemasan, depresi, dan bahkan pikiran bunuh diri.

Para peneliti menjelaskan pandemi Covid-10 menimbulkan rasa sedih yang mendalam misalnya kehilangan orang yang dicintai, rasa tidak berdaya, dan khawatir tertular atau menularkan virus.


Selama masa pandemi, orang juga merasa sepi, mengalami perubahan kebiasaan, kehilangan pekerjaan, dan tidak aman secara finansial.

Perasaan-perasaan ini memberikan pengaruh buruk pada struktur otak. Struktur otak yang buruk dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit seperti depresi.

Situasi ini juga berefek jangka panjang seperti berisiko merusak fisiologi dan fungsi otak. Studi menunjukkan bahwa kekhawatiran dan ketakutan kronis dapat mengurangi aktivitas korteks prefrontal, merusak neuron, mengecilkan area otak, dan merusak pemikiran.

Dapat dicegah

Dikutip dari Psychology Today, peneliti menyebut situasi berbahaya ini dapat dicegah. Peneliti menjelaskan manusia memiliki pilihan untuk mengabaikan reaksi ketakutan di otak. Sangat mungkin bagi setiap manusia untuk menghilangkan rasa cemas dan khawatir karena pandemi Covid-19.

Kemampuan ini juga dapat membuat struktur otak membaik dengan sendirinya.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan otak selama pandemi Covid-19.

1. Melakukan sesuatu yang berbeda

Cobalah untuk melakukan aktivitas yang berbeda. Sibukkan diri Anda dengan aktivitas yang menyenangkan sehingga tak lagi fokus pada pandemi Covid-19.

2. Menenangkan diri

Lakukan pula sejumlah cara untuk menenangkan diri seperti beribadah, meditasi, yoga, tai chi, teknik pernapasan, atau pijat. Rilekskan pikiran agar dapat berpikir lebih jernih.

3. Ceritakan masalah Anda

Ungkapkan perasaan dan masalah yang Anda rasakan. Ceritakan pada teman atau buku harian agar Anda bisa lebih tenang dan lega.

4. Perhatikan alam

Lebih dekat dengan alam juga dapat membantu menenangkan diri dan membuat otak lebih sehat. Tak perlu jauh-jauh ke luar rumah, cukup nikmati angin sepoi-sepoi di pekarangan, pandangi langit biru, atau melihat bulan dan bintang di malam hari.

5. Olahraga

Olahraga dan aktivitas fisik juga membuat otak lebih sehat. Selain baik untuk kesehatan fisik, olahraga juga mengurangi kecemasan dan depresi.

(ptj/chs)

[Gambas:Video CNN]