UNESCO Uji Kelayakan Maros Pangkep Jadi Geopark Dunia

CNN Indonesia | Jumat, 18/09/2020 15:17 WIB
Jika berhasil lolos uji kelayakan, Geopark Maros Pangkep akan masuk daftar jaringan Global Geopark UNESCO. Geopark Maros Pangkep di Makassar, Sulawesi Selatan. (iStockphoto/Jumadil Awal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim UNESCO telah mendatangi Geopark Maros Pangkep di Makassar, Sulawesi Selatan, untuk melakukan verifikasi terkait kesiapannya masuk dalam jaringan Global Geopark (Taman Bumi), seperti yang dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pangkep, Ahmad Djaman, pada Kamis (17/9).

Ahmad Djaman lanjut mengatakan, tim UNESCO memberikan waktu 6 bulan untuk melengkapi berbagai persyaratan agar Geopark Maros Pangkep bisa berubah menjadi Global Geopark atau diakui dunia.

"Jadi mereka (tim UNESCO) meminta agar melengkapi beberapa hal yang jadi syarat menjadi Global Geopark," katanya.


Beberapa persyaratan yang diminta tim diantaranya terkait kesiapan sarana dan prasarana, akses jalan menuju lokasi, daya tarik, kesiapan objek wisata ternaauk kesiapan masyarakatnya.

"Ada sejumlah hal yang dipersyaratkan, seperti papan nama, akses jalan sehingga melibatkan banyak pihak termasuk Dinas Perhubungan untuk membuat rambu-rambu menuju lokasi geopark," ujarnya.

Badan Pengelola Geopark Nasional Maros Pangkep yang dibentuk Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah, telah mengajukan berkas permohonan kepada International Geoscience and Geoparks Programme (IGGP) UNESCO di Paris, Prancis.

"Jadi sementara dalam proses. Kami dari Pemkab Pangkep tentunya fokus melengkapi segala persyaratan agar Geopark Maros Pangkep ini bisa mendunia," katanya.

Geopark Maros Pangkep telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional oleh Pemerintah Republik Indonesia pada November 2017.

Gubernur pun mengeluarkan Surat Keputusan tentang Badan Pengelola Geopark Maros Pangkep.

Jika berhasil masuk daftar Global Geopark UNESCO, Ahmad Djaman berharap Geopark Maros Pangkep dapat dimanfaatkan sebagai lokasi penelitian situs budaya sekaligus pengembangan pariwisata sekitarnya.

"Kalau sudah masuk global geopark oleh UNESCO, maka tentunya akan lebih mudah dalam menggaet wisatawan mancanegara. Jadi Global Geopark itu bisa berbeda jika statusnya warisan dunia. Global geopark ini bisa dimanfaatkan seperti penelitian situs budaya dan dari sektor pariwisatanya," ujarnya.

Ia juga mengajak pihak berwenang dan masyarakat sekitar untuk berkomitmen menjaga kelestarian alam dan lingkungan di Geopark Maros Pangkep.

Nurdin Abdullah ikut mendukung penuh Geopark Maros Pangkep menuju pariwisata dunia.

"Geopark ini adalah bagaimana memuliakan alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, itulah misi Geopark sebenarnya," ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur bisa dilakukan, tapi yang paling penting harus dijaga adalah bagaimana tetap menjaga keaslian situs budaya dan kearifan lokalnya.

"Geopark Maros Pangkep ini sangat banyak destinasinya. Makanya saya bilang ini harus betul-betul dijaga keaslian dan kearifan lokalnya. Jangan sampai karena kita membangun kawasan wisata tapi mengubah fungsi," pungkasnya.

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video CNN]