Menonton Sirkus Drive-In Akhir Pekan di Seoul

CNN Indonesia | Senin, 21/09/2020 11:19 WIB
Pandemi virus corona tak menyurutkan semangat penonton untuk menyaksikan sirkus drive-in di Seoul, Korea Selatan. Suasana sirkus drive-in di Seoul, Korea Selatan. (AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang badut melakukan sulap dan pemain akrobat meluncur di udara di atas panggung di lapangan terbuka di Seoul pada akhir pekan kemarin, dimana penonton menyaksikan dari keamanan mobil mereka demi menghindari penularan virus corona.

Sirkus tahunan di negara BTS dan Blackpink ini, yang biasanya diadakan pada bulan Mei, telah diundur dua kali pada tahun ini karena pandemi sehingga penyelenggara mengubahnya menjadi acara drive-in.

"Seni pertunjukan sangat penting bahkan selama pandemi," kata Cho Beong-hee, manajer Pusat Kreasi Seni Jalanan Seoul, seperti yang dikutip dari AFP pada Senin (21/9).


"Jadi kami mendapatkan ide yang berbeda untuk mewujudkan acara ini dan opsi drive-in dipilih karena dianggap sebagai ide yang paling aman."

Satu sesi acara memungkinkan 30 mobil untuk parkir di depan panggung, sementara acara tersebut juga disiarkan online secara gratis.

Minimnya interaksi dengan penonton menjadi tantangan baru bagi para pengisi acara.

In a photo taken on September 19, 2020, a spectator watches from a car as a performer puts on a display at a drive-in circus performance in Seoul. - The annual circus -- usually held in May -- was pushed back twice this year because of the virus until organisers turned it into a drive-in event. (Photo by - / AFP)Panggung di sirkus drive-in. (AFP)

"Saya harus membayangkan ulang dan memikirkan kembali cara-cara baru untuk melakukan penampilan saya," kata Lee Sung-hyung, seorang pemain sirkus.

Penonton bertepuk tangan dan membunyikan klakson mobil saat para pemain akrobat diayunkan ke atas panggung raksasa, diangkut dengan derek.

Di antara penonton, Yu Hye-jin mengatakan dia puas dengan kursinya.

"Saya pikir menonton pertunjukan di mobil itu bagus," katanya, menambahkan, "Saya pikir itu bisa dilakukan di masa depan, dengan jenis pertunjukan lain misalnya teater musikal."

[Gambas:Video CNN]



(AFP/ard)