Rute Penerbangan Terpanjang di Dunia Kembali Beroperasi

CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 13:50 WIB
Setelah beroperasi kembali, rute penerbangan dari Singapura ini bakal lebih panjang karena mendarat di New York. Ilustrasi. (Barn Images)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dengan durasi 18 jam, ini adalah penerbangan penumpang yang terpanjang di dunia.

Tetapi rute penerbangan Singapore-Newark milik Singapore Airlines, yang menempuh jarak 9.534 mil, telah menjadi korban pandemi Covid-19, dengan penundaan penerbangan sejak 23 Maret.

Namun, sekarang pesawat siap lepas landas lagi, dengan penerbangan dijadwalkan kembali pada 9 November antara Singapura dan New York.


Hanya ada satu perbedaan - bandara di Amerika Serikat akan beralih dari Newark, New Jersey, ke JFK di New York, yang membuat jaraknya "bertambah" hingga 9.536,5 mil.

Peralihan bandara akan memungkinkan maskapai untuk "mengakomodasi penumpang dan kargo dengan lebih baik ... dalam iklim operasi saat ini," Singapore Airlines mengumumkan dalam sebuah pernyataan, seperti yang dikutip dari CNN Travel pada Rabu (21/10).

Sementara jumlah penumpang menurun, maskapai "mengantisipasi permintaan kargo yang signifikan", termasuk "perusahaan farmasi, e-commerce, dan teknologi".

Tidak pasti berapa banyak penumpang reguler yang akan memesan.

Pengunjung saat ini tidak diperbolehkan memasuki Singapura, selain penduduk tetap, pemegang visa, atau pelancong dari negara yang memenuhi syarat untuk "Air Travel Pass" (Australia, Brunei Darussalam, Selandia Baru dan Vietnam).

Beberapa penduduk dari provinsi di Tiongkok, ditambah Malaysia, Jepang, dan Republik Korea dapat melakukan perjalanan ke Singapura untuk bekerja, jika disponsori oleh perusahaan Singapura.

Penerbangan akan berlangsung tiga kali seminggu, menggunakan Airbus A350-900 dengan 187 kursi ekonomi, ditambah 24 kelas ekonomi premium dan 42 kelas bisnis.

Singapore Airlines juga telah melanjutkan penerbangan nonstopnya dari bandara Changi ke Los Angeles selama pandemi.

Maskapai tersebut berjanji untuk "terus meninjau operasinya di Amerika Serikat, dan menilai jumlah permintaan untuk perjalanan udara di tengah pandemi Covid-19, sebelum memutuskan untuk memulihkan layanan ke titik lain di negara itu."

Penerbangan dari Singapura ke JFK akan memakan waktu 18 jam 5 menit, sedangkan JFK ke Singapura akan memakan waktu 18 jam 40 menit, karena arah angin.

Di rute tersebut, penumpang juga akan tiba dua hari setelah mereka berangkat, dengan jadwal lepas landas jam 22.30 malam dan mendarat jam 6:10.

Kru akan menggunakan kacamata, sarung tangan dan masker, dan penumpang diharuskan menggunakan masker saat tidak makan dan minum selama penerbangan.

[Gambas:Video CNN]



(ard)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK