'Hotel Mafia' di New York Terpaksa Menyerah Pada Corona

CNN Indonesia | Jumat, 16/10/2020 12:50 WIB
Tak ada lagi syuting film mafia atau nyanyian lagu Auld Lang Syne di malam tahun baru di Hotel Roosevelt, karena tempat penginapan legendaris ini tutup. Hotel Roosevelt di New York, Amerika Serikat. (AFP/SPENCER PLATT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejak 1924, Hotel Roosevelt telah menjadi saksi sejarah.

Ikon New York ini adalah markas pemilihan Gubernur Thomas Dewey ketika dia salah mengumumkan bahwa dia mengalahkan Harry Truman dalam pemilihan presiden 1948.

Ini telah menjadi latar belakang untuk film-film bertema mafia seperti The Irishman.


Sebagai salah satu properti legendaris di Manhattan, hotel ini menawarkan arsitektur yang elegan dan berjarak hanya beberapa menit dari Times Square dan Terminal Grand Central.

Namun kini, Hotel Roosevelt tidak lagi menjadi saksi film atau momen dalam sejarah.

Hotel akan menutup pintunya secara permanen pada tahun ini, kata seorang juru bicara kepada CNN dalam sebuah pernyataan yang dikutip pada Jumat (16/10).

Hotel yang dimiliki oleh Pakistan International Airlines, terpaksa menyerah pada pandemi virus corona yang mengakibatkan anjloknya jumlah tamu sehingga mereka terpaksa menghentikan operasinya.

"Karena situasi saat ini yang belum pernah terjadi sebelumnya dan dampak terus menerus yang tidak pasti dari Covid-19 pemilik Hotel Roosevelt telah membuat keputusan sulit untuk menutup hotel dan seluruh rekanan telah diberitahu minggu ini," bunyi pernyataan itu.

"Hotel ikonik di New York ini telah mengalami permintaan yang sangat rendah dan akibatnya hotel akan menghentikan operasinya sebelum akhir tahun. Saat ini tidak ada rencana baru terkait penggunaan gedung di luar jadwal penutupan."

Virus Corona telah menghancurkan industri perhotelan, memaksa banyak hotel di seluruh Amerika Serikat mengambil langkah drastis untuk bertahan hidup.

Tingkat hunian telah mencapai titik terendah baru dan banyak karyawan di industri ini telah diberhentikan.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, industri rekreasi dan perhotelan AS kehilangan 7,5 juta pekerjaan pada bulan April dan sejak itu hanya sekitar setengah dari pekerjaan tersebut yang telah ditambahkan kembali.

Selain itu, survei oleh Asosiasi Penginapan Hotel Amerika menemukan bahwa 74 persen hotel di AS mengatakan akan ada lebih banyak PHK jika industri tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Dinamai dari nama Presiden Theodore Roosevelt, hotel ini juga telah terlihat dalam film termasuk Maid in Manhattan, Malcolm X, dan Wall Street.

Selain itu, di Roosevelt Hotel Grill pada tahun 1929, Guy Lombardo pertama kali menyiarkan lagu Auld Lang Syne yang hingga kini menjadi tradisi pada Malam Tahun Baru.

(ard)

[Gambas:Video CNN]