Kisah Satu-satunya yang Selamat dari Letusan Gunung Mematikan

CNN Indonesia | Sabtu, 31/10/2020 20:08 WIB
Adalah Ludger Sylbaris, satu-satunya orang yang selamat dari letusan gunung api mematikan itu. Sel tempat Ludger Sylbaris berlindung dari letusan Gunung Pelee. (Shroedingerskat via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0))
Jakarta, CNN Indonesia --

Gunung Pelée di Kota St. Pierre, Pulau Martinique, Prancis, pernah meletus pada tahun 1902. Letusan dahsyat itu dikabarkan menjadi salah satu peristiwa gunung meletus dengan banyak korban jiwa sepanjang sejarah, selain letusan Gunung Krakatau dan Gunung Tambora di Indonesia.

Akibat letusan Gunung Pelée yang berlangsung selama tiga menit itu, lebih dari 40 ribu orang di Kota St. Pierre tewas. Kota itu juga dikabarkan luluh lantak tak meninggalkan sisa-sisa jejak manusia usai diterpa letusan gunung berapi tersebut.

Adalah Ludger Sylbaris, satu-satunya orang yang selamat dari letusan gunung api maha dahsyat itu. Ia sangat beruntung karena berada dalam penjara bawah tanah saat peristiwa naas tersebut.


Sehari sebelum peristiwa meletusnya gunung api, Sylbaris ditangkap otoritas keamanan setempat pada 7 Mei 1902 karena terlibat perkelahian dalam keadaan mabuk berat. Rumor juga mengatakan ia pernah berkelahi hingga mengakibatkan korban meninggal.

Namun tidak diketahui pasti tindakan kriminal apa saja yang pernah ia lakukan semasa hidupnya, yang pasti, pria kelahiran tahun 1875 ini memang terkenal di desanya sebagai biang onar.

Ketika dia ditangkap, dia dimasukkan ke dalam sel isolasi dan dikunci di sel bawah tanah. Hukuman inilah yang membuatnya selamat dari peristiwa meletusnya Gunung Pelée.

Sendirian dalam sel, ia melihat abu vulkanik mulai masuk ke sela-sela pintu selnya. Ia juga merasakan udara panas bersamaan dengan munculnya abu vulkanik.

Tidak tinggal diam, Sylbaris berusaha menutup celah udara di pintu selnya menggunakan pakaian yang ia basahi dengan urin.

Ia juga berusaha untuk tidak menghirup udara panas yang menyelimuti selnya. Meski dalam situasi sulit, Sylbaris berhasil bertahan hidup dan selamat hingga ditemukan tim penyelamat.

Tim penyelamat menemukan Sylbaris setelah mendengar suaranya yang meminta tolong dari puing-puing penjara. Sylbaris terkunci di dalam selnya selama empat hari, ia ditemukan dengan luka bakar mengerikan pada lengan, punggung, dan kakinya.

Setelah selamat dari bencana yang mengerikan, Sylbaris menjadi selebriti dunia.

Kejahatannya di masa lalu diberi pengampunan, dan dia dipekerjakan untuk tur dengan sirkus 'Barnum & Bailey' di mana dia di iklankan sebagai "relik hidup" dan "orang yang hidup setelah kiamat".

Meski sudah lebih dari seabad lamanya, St. Pierre belum sepenuhnya pulih dari bencana meletusnya Gunung Pelée. Populasinya masih rendah dibandingkan dengan tahun 1902, dikabarkan penduduk di sana saat ini tidak lebih dari 6.000 orang.

Kota St. Pierre kini menjadi salah satu destinasi wisata di Prancis. Pegunungan hijau berpadu dengan laut biru bisa dinikmati jika berkunjung ke Pulau Martinuque.

Tidak hanya itu, sel yang menyelamatkan nyawa Sylbaris juga menjadi objek wisata dan bisa dikunjungi wisatawan.

[Gambas:Instagram]



(mln/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK