Studi: Asupan Vitamin D Selama Kehamilan Tingkatkan IQ Anak

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 11/11/2020 05:43 WIB
Tak hanya menjaga kesehatan tulang, vitamin D juga ditemukan berhubungan dengan IQ atau kemampuan kognitif anak. Ilustrasi. Tak hanya menjaga kesehatan tulang, vitamin D juga ditemukan berhubungan dengan IQ atau kemampuan kognitif anak. (iStockphoto/yulka3ice)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak hanya untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, vitamin D juga ditemukan berhubungan dengan IQ atau kemampuan kognitif anak. Studi terbaru menemukan, ibu hamil dengan asupan tinggi kalsium seperti yang ada pada vitamin D bisa memiliki anak dengan IQ yang tinggi.

Melissa Melough, pemimpin studi dan peneliti di Department of Child Health, Behavior, and Development, Seattle Children's Research Institute, mengatakan, kekurangan vitamin D sangat umum terjadi pada perempuan, khususnya perempuan kulit hitam.

"Pigmen melanin melindungi kulit terhadap kerusakan akibat sinar matahari tetapi menghalangi paparan UV. Melanin juga menurunkan produksi vitamin D pada kulit. Karena hal ini, kami tidak kaget melihat kasus kekurangan vitamin D di antara perempuan kulit hitam di studi kami," kata Melough, mengutip dari Science Daily.


Dia bersama tim menggunakan data kohort studi Conditions Affecting Neurocognitive Development and Learning in Early Childhood (CANDLE). Peneliti CANDLE merekrut ibu hamil untuk mengikuti studi yang dimulai sejak 2006 dan mengumpulkan informasi dari waktu ke waktu tentang kesehatan dan perkembangan anak-anak mereka.

Hasilnya, ditemukan bahwa asupan vitamin D yang lebih tinggi berhubungan dengan skor IQ tinggi pada anak usia 4-6 tahun.

Sinar matahari menjadi salah satu sumber terbaik vitamin D. Namun, sayangnya tak semua orang bisa mendapatkan asupan vitamin D dari sinar matahari.

Kendati demikian, untuk mencegah kekurangan vitamin D, Anda disarankan untuk memenuhi asupan 600 IU per hari. Selain berjemur, vitamin D juga bisa diperoleh dari susu sapi, telur, ikan, dan jamur.

"Kekurangan vitamin D bisa dicegah. Kabar baiknya ada solusi yang relatif mudah. Memang sulit memenuhi vitamin D lewat diet dan tidak semua orang bisa menutup kebutuhan vitamin D dari paparan sinar matahari, jadi solusi yang baiknya mengonsumsi suplemen," imbuhnya.

(els/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK