5 Obat Alami Penghilang Rasa Nyeri: Kunyit hingga Jahe

tim, CNN Indonesia | Jumat, 13/11/2020 09:28 WIB
Selain bergantung pada pil, obat dari rempah-rempah dapat menjadi penghilang rasa nyeri alami. Ada beberapa obat alami untuk menghilangkan rasa nyeri, termasuk jahe. (iStockphoto/pilipphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kala mengalami sakit gigi, sakit punggung, atau jenis nyeri lainnya, dorongan pertama yang mungkin banyak orang pilih yakni obat pil ketimbang obat alami penghilang rasa nyeri.

Mudah dijangkau dan tak perlu sulit meracik kerap membuat obat pil lantas menjadi opsi.

Padahal, bergantung pada obat-obatan dapat memiliki risiko efek samping, interaksi obat, hingga ketagihan.


Lalu apa saja obat alami penghilang rasa nyeri?

Sejak ratusan tahun lalu, sebagian orang telah menggunakan minyak esensial, herbal, dan terapi alternatif sebagai obat alami penghilang rasa nyeri.

Berikut 5 obat alami penghilang rasa nyeri, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Kunyit

Raw organic famous and essential spice i.e. Turmeric or haldi or Curcuma or Curcuma, saffron des Indes in a clay bowl along with its powder on brown colored wooden surface.Ilustrasi kunyit. (Istockphoto/ Mirzamlk)

Kunyit adalah bumbu yang memberi warna kuning dan rasa yang unik pada kari. Sebagaimana dilansir Healthline, di dalamnya terkandung senyawa kurkumin, antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari molekul radikal bebas yang dapat merusak sel dan jaringan.

Kunyit juga dapat digunakan untuk pengobatan berbagai kondisi, termasuk gangguan pencernaan, bisul, sakit perut, psoriasis, kanker.

Beberapa penderita osteoarthritis (OA) atau nyeri pada persendian juga beralih ke kunyit sebagai pereda nyeri alami karena membantu meredakan peradangan.

2. Cengkih

Ilustrasi minyak cengkehIlustrasi minyak cengkeh. (iStockphoto/tycoon751)

Cengkih utuh sering digunakan untuk membumbui daging dan nasi. Sementara sebagai obat, cengkeh dapat ditemukan dalam bentuk kapsul atau bubuk. Minyak cengkih juga tersedia.

Seperti suplemen herbal lainnya, Anda dapat menggunakan cengkeh untuk mengobati berbagai macam kondisi. Cengkih dapat membantu meredakan mual dan mengobati masuk angin. Itu juga dapat membantu meringankan rasa sakit yang terkait dengan sakit kepala, radang rematik, dan sakit gigi.

Satu penelitian menunjukkan bahwa cengkih dapat digunakan untuk mengobati infeksi jamur, tetapi masih dibutuhken penelitian lebih lanjut.

Bahan aktif dalam cengkih adalah eugenol, pereda nyeri alami yang juga digunakan dalam beberapa obat gosok nyeri. Mengoleskan sedikit minyak cengkih pada gusi Anda dapat meredakan sakit gigi untuk sementara sampai Anda pergi ke dokter gigi.

Namun, terlalu banyak minyak cengkih murni dapat melukai gusi Anda, jadi konsultasikan hal ini dengan dokter gigi sebelum mencobanya di rumah.

Orang dengan gangguan perdarahan atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah harus berhati-hati saat mengonsumsi produk cengkeh. Minyak cengkih dapat meningkatkan risiko pendarahan abnormal.

3. Akupuntur

ilustrasi akupunturIlustrasi akupuntur. (iStockphoto/AndreyPopov)

Praktik pengobatan China kuno ini dapat membantu untuk menghilangkan rasa sakit dengan menyeimbangkan jalur energi alami tubuh. Aliran energi dikenal sebagai qi.

Untuk ini, ahli akupunktur akan menempatkan jarum kecil dan tipis ke dalam kulit Anda. Lokasi penyisipan berhubungan dengan sumber rasa sakit.

Terapi akupunktur dapat meredakan nyeri dengan membuat tubuh melepaskan serotonin, zat kimia "perasaan nyaman" yang meredakan nyeri.

Sebuah studi pada 2012 menemukan bahwa akupunktur membantu meredakan nyeri yang terkait dengan osteoarthritis (OA), migrain, dan berbagai lokasi nyeri kronis.

4. Panas dan Es

Close-up Of A Woman's Hand Applying Ice Gel Pack On Her AnkleIlustrasi kompres es. (iStockphoto/AndreyPopov)

Di antara pengobatan nyeri rumahan yang paling umum adalah mengompres dengan air hangat dan es langsung ke tempat nyeri. Meskipun perlakuan ini mungkin tampak jelas, tidak semua orang tahu dengan pasti kapan harus menggunakan es versus panas.

Menggunakan kompres es untuk mengurangi pembengkakan dan peradangan segera setelah Anda mengalami otot tegang, tendon, atau ligamen dapat meredakan nyeri.

Menariknya, setelah peradangan menghilang, panas dapat membantu mengurangi kekakuan yang muncul akibat keseleo dan otot tegang.

Kompres dingin yang digunakan sebentar di kepala juga dapat membantu menghilangkan sakit kepala.

Jika masalah yang menyakitkan Anda adalah artritis, kompres air hangat pada sendi yang terkena akan lebih membantu dari sekadar es. Kompres air hangat juga dapat dihangatkan dengan microwave dan digunakan berkali-kali, sehingga efektif dan mudah digunakan.

Jika Anda terluka, konsultasikan dengan dokter atau apoteker tentang cara terbaik menggunakan panas atau es untuk membantu meringankan rasa sakit.

5. Jahe

Ilustrasi jaheIlustrasi jahe. (Pixabay/PDPics)

Jahe, atau Zingiber officinale, adalah akar yang menjanjikan sebagai pereda nyeri alami.

Sebagaimana dilansir Medical News Today, tinjauan sistematis pada 2015 menemukan bahwa mengonsumsi 2 gram jahe per hari dapat mengurangi nyeri otot akibat latihan ketahanan dan berlari saat orang meminumnya setidaknya selama 5 hari.

Para peneliti juga menyarankan bahwa jahe dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi peradangan yang berhubungan dengan olahraga.

Cobalah memasukkan jahe ke dalam makanan dengan menambahkan jahe mentah ke dalam smoothie atau teh. Orang juga dapat menggunakan suplemen jahe, yang tersedia di toko kesehatan dan online.

Namun, bahan yang segar dan alami mungkin lebih menyehatkan.

Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen baru. Suplemen makanan dapat memiliki efek samping dan dapat berinteraksi dengan obat yang ada.

Beberapat obat alami penghilang rasa sakit alami ini mungkin hanya efektif untuk penyebab nyeri tertentu dan akan berhasil.

Namun, alternatif alami ini setidaknya dapat memberi Anda beberapa pilihan yang bisa dicoba sebelum beralih ke solusi obat-obatan.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK