Studi: Lebih Sering Main Ponsel Pintar Picu Perilaku Impulsif

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 25/11/2020 20:15 WIB
Orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan ponsel pintar ditemukan lebih cenderung membuat keputusan secara impulsif. Ilustrasi. Orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan ponsel pintar ditemukan lebih cenderung membuat keputusan secara impulsif. (Dok. Death to The Stock Photo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ponsel pintar jadi perkakas penting bagi manusia zaman kiwari. Namun, terlalu terpaku dan fokus pada ponsel pintar ditemukan mendorong seseorang untuk bertindak impulsif.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE menemukan, orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu dengan ponsel pintar lebih cenderung membuat keputusan secara impulsif.

"Temuan kami memberikan bukti lebih lanjut bahwa penggunaan ponsel cerdas dan pengambilan keputusan impulsif berjalan berbarengan, saling berkaitan," ujar salah seorang peneliti, Tim Schulz van Endert, dari Freie Universitat, Berlin, Jerman, melansir CNN.


Peneliti mencatat, ada dua faktor yang mendasari keputusan atau pilihan impulsif. Salah satunya adalah kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri atau kemampuan untuk menahan godaan demi mencapai tujuan tertentu.

Faktor lain yang turut memengaruhi adalah kemampuan seseorang untuk membayangkan akibat dari perilaku mereka dan konsekuensi di masa depan.

"Kami menemukan bahwa peserta yang memiliki pengendalian diri yang lebih rendah cenderung lebih sering menggunakan ponsel pintar," ujar Schulz van Endert.

Selain itu, studi juga menemukan bahwa orang yang lebih sering menggunakan aplikasi media sosial dan gim cenderung lebih tertarik pada 'hadiah kecil'. 'Hadiah kecil' didefinisikan sebagai hadiah yang bisa didapat secara langsung tanpa proses panjang. Diskon atau potongan harga jadi salah satunya.

"Tampaknya individu yang tertarik pada 'hadiah kecil' akan menghabiskan lebih banyak waktu dengan dua aplikasi ini [media sosial dan gim]," ujar Schulz van Endert.

Penelitian dilakukan dengan melacak data ponsel pintar miliki 101 partisipan. Peneliti mengecek durasi waktu yang digunakan untuk secara aktif menggunakan berbagai jenis aplikasi dan preferensi mereka terhadap hal-hal yang diinginkan.

Rata-rata, sebagian besar dari partisipan menghabiskan waktu dengan bermain media sosial dan gim lebih dari 10 jam per hari.

Meski dibutuhkan penelitian lebih lanjut, tapi setidaknya studi ini menambah daftar dampak buruk screen time berlebih. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan ponsel cerdas dapat memperburuk sakit kepala, mengganggu pola tidur, dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK