Tunisia Ajak Turis ke Lokasi 'Rahasia' Syuting Star Wars

CNN Indonesia | Selasa, 08/12/2020 12:02 WIB
Banyak syuting film Hollywood yang berlokasi di Tunisia, salah satunya Star Wars. Lokasi set Tatooine dalam film Star Wars yang sebenarnya berlokasi di Tunisia. (Istockphoto/Arsgera)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tunisia, negara di Afrika Utara telah berperan besar untuk film-film blockbuster Hollywood selama beberapa dekade. Kini pemerintah setempat berencana untuk membuka rute tur wisata ke lokasi-lokasi syuting film tersebut.

Mengutip Lonely Planet pada Selasa (8/12), rute tersebut membentang dari Tunis ke Tataouine yang saat ini sedang dikembangkan dan diharapkan selesai pada akhir 2021.

Rute tersebut mencakup lebih dari 15 situs di 10 wilayah dan menjadi lokasi syuting film-film laris, termasuk Star Wars, Monty Python: The Life of Brian, Indiana Jones dan The English Patient.


Beberapa operator tur lokal sudah menawarkan perjalanan ke lokasi syuting film Star Wars yang ditinggalkan di gurun selatan Tunisia, tetapi rute yangs sedang dibuat ini bakal mengantarkan turis ke lokasi yang belum populer sebelumnya.

Rute tur wisata film ini merupakan kolaborasi antara Tunisia dan Uni Eropa, melalui program yang bertujuan untuk mendiversifikasi pariwisata.

Sebagai bagian dari pembuatan rute, lokasi syuting juga akan dikembangkan dengan menyertakan infrastruktur bagi wisatawan, seperti museum, restoran, hotel dan peningkatan jaringan jalan raya.

Selain lokasi syuting film Star Wars, lokasi yang didatangi tersebut termasuk teater Romawi di Kartago, benteng ribat di Monastir dan pasar di Kairouan.

Tunisia membuka kembali perbatasannya untuk sejumlah negara pada bulan Juni, meskipun kasus virus Corona di sana kembali meningkat lagi setelah sempat berhasil diatasi pada awal tahun.

Pengunjung diharuskan untuk mengikuti tes PCR antara 72 dan 120 jam sebelum perjalanan.

Meskipun hasil tes negatif, pelancong diharuskan untuk melakukan karantina setidaknya selama seminggu dengan biaya sendiri, ketika mereka kemudian dapat membayar dan mengikuti tes PCR lagi.

Jika hasil tes negatif, pengunjung dapat meninggalkan karantina.

(ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK