8 Air Terjun di Bali yang Memesona, dari Suwat sampai Gitgit
CNN Indonesia
Senin, 14 Des 2020 15:50 WIB
Bagikan:
url telah tercopy
Air Terjun Tukad Cepung di Bali. (iStockphoto/Bicho_raro)
Jakarta, CNN Indonesia --
Selain pantai dan danau, Bali juga memiliki objek wisata alam berupa air terjun. Tercatat ada puluhan air terjun di Bali, mulai dari kawasan Ubud sampai Nusa Penida.
Sebaiknya datang mengunjungi air terjun di Bali dengan menggunakan jasa pemandu wisata, sehingga kita bisa mengetahui dengan pasti soal lokasi dan serba-serbi keselamatan selama di sana.
Beberapa air terjun di Bali juga merupakan situs suci yang disakralkan umat Hindu, sehingga ada beberapa aturan yang wajib dipatuhi, salah satunya ialah larangan berenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Air terjun memang paling indah dipandangi saat deras, yang berarti saat musim hujan atau setelah hujan lebat.
Jika ingin mengunjunginya pada masa tersebut harap berhati-hati saat melangkah atau menceburkan diri di air terjunnya.
Dalam tulisan bagian pertama ini, berikut sejumlah delapan air terjun di Bali yang bisa dikunjungi:
Air Terjun Tibumana. (iStockphoto/Oleh_Slobodeniuk)
Air Terjun Tibumana ikut populer bersama Tegenungan, Kanto Lampo, dan Tukad Cepung, karena jaraknya yang mudah dijangkau dari Ubud, Kuta, Legian, atau Seminyak.
Wisata di air terjun ini juga semakin nyaman setelah penduduk Desa Apuan sudah mulai membangun beragam fasilitas dan layanan untuk turis.
Setelah hujan deras, aliran Air Terjun Tibumana bisa terbelah menjadi dua.
Di bawah air terjun ada kolam alami yang bisa direnangi.
Aliran air yang jatuh ke dasar gua menjadi pemandangan utama di Air Terjun Tukad Cepung.
Turis yang datang ke sini biasanya mengincar foto saat matahari bersinar cerah dan cahayanya masuk melalui sela-sela pepohonan yang tumbuh di sekitar air terjun ini.