Skinimalism, Tren Kecantikan yang Diprediksi Populer di 2021

Tim | CNN Indonesia
Kamis, 21 Jan 2021 18:05 WIB
Konsep 'skinimalism' diprediksi bakal jadi tren kecantikan yang populer di tahun 2021. Apa itu 'skinimalism'? Ilustrasi. Konsep 'skinimalism' diprediksi bakal jadi tren kecantikan yang populer di tahun 2021. (istockphoto/Delmaine Donson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Konsep 'skinimalism' diprediksi bakal jadi tren kecantikan yang populer di tahun 2021.

Prediksi itu dikeluarkan oleh platform kreatif dan media sosial Pinterest. Dalam laporannya, Pinterest menemukan, penelusuran tentang kulit bercahaya secara alami meningkat hingga empat kali lipat dari tahun ke tahun.

Selain itu, pencarian soal makeup natural untuk sehari-hari juga mengalami peningkatan hingga 180 persen pada tahun lalu.


Lantas, apa itu skinimalism?

Pada dasarnya, skinimalism sendiri merupakan gagasan untuk memamerkan tampilan natural dan kecantikan alami. Konsep ini menggabungkan makeup dan skincare itu sendiri.

Mengutip Shape, Pinterest mendefinisikan 'skinimalism' sebagai praktik minimalis dari rutinitas kecantikan dan makeup dengan membiarkan tekstur kulit alami yang bersinar dengan sendirinya.

Secara tidak langsung, konsep skinimalism akan menghemat waktu, uang, dan hal-hal lain yang tidak perlu. Konsep ini juga disebut lebih ramah lingkungan dengan lebih sedikit produk yang digunakan, lebih sedikit kemasan yang dibuang, hingga lebih sedikit limbah yang dihasilkan.

Young  brown-haired woman with clean fresh skin and soft, delicate make up. Woman  is touching own face tenderly. Image of freshness and cleanliness.Cosmetology, plastic surgery,facial treatment and beauty technologies.Ilustrasi. Pada tahun 2021, tren kecantikan alami diprediksi naik daun. (Istockphoto/EdwardDerule)

Inti dari skinimalism sendiri adalah membuang cita-cita kecantikan dan keinginan untuk menutupi segala kekurangan yang ada. Skinimalism mendorong Anda untuk tampil tanpa 'filter' dan memamerkan diri Anda yang sesungguhnya.

Sebelumnya, banyak dokter kulit menyarankan untuk mengurangi rutinitas perawatan kulit yang berlebihan.

"Begitu banyak [pasien] telah menghabiskan banyak uang untuk produk, mencoba begitu banyak tren perawatan kulit yang berbeda, dan benar-benar frustasi serta merasa putus asa dengan hasilnya," ujar ahli dermatologi Melissa Kanchanapoomi Levin,

Solusi dari semua ini hanya satu. Levin mengatakan solusi itu adalah rutinitas perawatan kulit yang sederhana.

Cara Mempraktikkan 'Skinimalism'

Anda tak perlu membuang semua produk kecantikan yang ada di dalam lemari. Alih-alih melepaskan semuanya, skinimalism adalah tentang fokus pada produk yang memang bermanfaat untuk kulit.

Ahli dermatologi Sajel Shah menyarankan, untuk memulai pembersihan, Anda cukup fokus pada tiga produk dasar. Tiga produk itu di antaranya cleanser yang berfungsi untuk membersihkan kulit dari kotoran dan keringat, pelembap untuk memastikan perlindungan yang sehat, dan tabir surya untuk melindungi kulit dari risiko paparan sinar UV berlebih.

"Ide di balik skinimalism adalah menggunakan sedikit produk untuk menjaga kulit tetap sehat," kata Shah. Jadi, produk yang digunakan akan tergantung dengan karakter kulit masing-masing. Misal, bagi orang yang memiliki banyak jerawat, menambahkan obat jerawat bisa jadi tambahan di luar tiga produk dasar di atas.

Anda juga bisa menambahkan serum antioksidan pada kulit. Serum ini digunakan untuk melawan radikal bebas yang dapat merusak kulit.

"Anda dapat menggunakan produk apa pun yang dibutuhkan kulit Anda seperti obat jerawat, retinoid, dan lain-lain. Tapi, pertimbangkan untuk mengenali apa yang sebenarnya kulit Anda butuhkan dan fokus di sana," kata Shah.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER