Terlahir Tanpa Lengan dan Kaki, Pria Gaza Taklukan Karate

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 16/01/2021 17:33 WIB
Youssef Abu Amira, sarjana hukum Palestina menantang dirinya untuk melakukan karate, meskipun sejak lahir dia tak memiliki kaki dan lengan. Youssef Abu Amira, sarjana hukum Palestina menantang dirinya untuk melakukan karate, meskipun sejak lahir dia tak memiliki kaki dan lengan. (REUTERS/MOHAMMED SALEM)
Jakarta, CNN Indonesia --

Youssef Abu Amira, lulusan sekolah hukum Palestina, tidak pernah membiarkan kecacatan fisik yang dialami menahannya. Terlahir tanpa kaki dan dengan lengan yang hanya berkembang sebagian, dia telah mengambil tantangan baru - karate.

Pria berusia 24 tahun ini sudah memegang sabuk oranye dan menunjukkan keahliannya dalam bertarung dengan tongkat saat dia berlatih dengan pelatihnya di Klub Seni Bela Diri Al-Mashtal, Gaza.

"Saya ingin membuktikan kepada diri saya sendiri dan dunia bahwa kecacatan ada dalam pikiran dan tidak ada dalam tubuh dan tidak ada yang mustahil," kata Abu Amira dikutip dari Reuters.


"Saya ingin melakukan karate sehingga saya bisa membela diri, dan saya bermimpi untuk ambil bagian dalam kejuaraan internasional."

Penguasaan tongkatnya membantunya mengganti anggota tubuhnya yang hilang, dan dia telah belajar bagaimana memberikan pukulan yang kuat, dan menangkis serangan dengan tubuh dan lengannya.

Pelatih Hassan Al-Raai mengatakan muridnya menunjukkan tekad khusus.

"Saya terkejut bahwa Youssef memiliki keterampilan yang berbeda dan dapat melakukan hal-hal lebih baik daripada yang dapat dilakukan oleh penyandang disabilitas yang lebih sedikit," kata Al-Raai.

Seorang penduduk kamp pengungsi Pantai Gaza, Abu Amira melakukan perjalanan di sepanjang jalan-jalan kota dengan skuter mobilitas bermotor. Dia lulus dari Sekolah Tinggi Syariah dan Hukum Universitas Islam Gaza tahun lalu.

(chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK