Sepi Turis, Beruang Langka Terlihat di Machu Picchu

CNN Indonesia | Sabtu, 23/01/2021 11:33 WIB
Ibu dan anak beruang langka yang disebut 'Paddington Bear' terlihat menyambangi Machu Picchu saat situs tersebut ditutup karena pandemi. Machu Picchu. (Pablo PORCIUNCULA BRUNE / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua anggota spesies beruang endemik Amerika Selatan terlihat menjelajahi reruntuhan benteng Inca di Machu Picchu, di mana kedatangan turis telah dibatasi karena pandemi virus Corona.

Sepasang ibu dan anak yang merupakan Beruang Spectacled, juga dikenal sebagai Beruang Andes, terekam video yang sedang berjalan di sekitar dinding batu di situs bersejarah di pegunungan itu sebelum menyelinap ke hutan, kata kementerian kebudayaan Peru.

Dengan sepinya turis karena pandemi virus Corona, beruang - yang dikatakan sebagai inspirasi karakter buku anak-anak Paddington Bear, yang berasal dari hutan Peru - dapat menjelajahi tempat yang seharusnya mereka hindari.


Ahli biologi Ernesto Escalante, yang bertanggung jawab atas suaka alam di sekitar Machu Picchu, mengatakan mamalia secara alami takut pada manusia.

Beruang Spectacled diklasifikasikan sebagai "rentan" pada daftar merah spesies terancam punah Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Satwa yang terekam video adalah satu-satunya spesies beruang yang bertahan hidup di Amerika Selatan dan yang terakhir dari subkelompok beruang berwajah pendek.

Beruang ini adalah mamalia omnivora kecil, memiliki tinggi antara 1,3 meter dan tinggi 1,9 meter dan berat antara 80 dan 125 kilogram.

Berwarna gelap, biasanya hitam, beruang Spectacled mendapatkan namanya dari bercak terang di wajahnya yang membentuk cincin seperti tontonan di sekitar matanya.

Manusia adalah ancaman utamanya, karena mengganggu habitat aslinya dan membunuh beruang yang merusak tanaman atau menangkap ternak.

Anggota tubuh beruang Andes juga sering digunakan untuk tujuan pengobatan atau ritual, menurut IUCN, dan di beberapa daerah, daging makhluk itu sangat dihargai.

Beruang hidup terkadang ditangkap dan dijual.

Machu Picchu dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1983. Jumlah pengunjung dibatasi karena pandemi Covid-19.

(AFP/ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK